Belajar dimulai dari hati!

Dimana hatimu! Seruku untuk niatmu terus maju dalam kerjamu.

Belajar bukan untuk diri sendiri!

Dimana pintarmu! Harapku untuk kerjamu bagi sesamamu.

Belajar bukan hanya dari pikiranmu sendiri!

Dimana ragamu! Kamu tidak akan bisa hidup sendiri karena belajar butuh referensi.

Belajar sebagian dari berdoa!

Dimana imanmu! Belajar perlu tuntunan dari Yang Maha Kuasa agar dilancarkan jalanmu.

Belajar perlu dekat dengan lingkungan!

Dimana panggilanmu! Belajar memiliki kesatuan dengan alam dan nafas hidup disekitarmu.

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Kelas X. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Kelas X. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Senin, Juli 28, 2025

INFORMATIKA DAN KETERAMPILAN GENERIK [KELAS X]



Di era digital saat ini, informatika bukan sekadar tentang memahami komputer, tetapi juga mengasah keterampilan yang bisa diterapkan di berbagai bidang kehidupan. Siswa kelas 10 perlu membangun keterampilan generik—yaitu kemampuan dasar yang fleksibel dan relevan di banyak situasi.

Beberapa keterampilan generik yang penting antara lain berpikir komputasional (menyelesaikan masalah secara sistematis), literasi digital (memahami, menilai, dan memanfaatkan informasi di dunia maya), kolaborasi daring (bekerja sama menggunakan teknologi), dan kreativitas digital (menciptakan solusi atau karya dengan memanfaatkan alat TIK).

Dengan menguasai keterampilan ini, siswa tidak hanya siap menghadapi tantangan akademis, tetapi juga mampu beradaptasi di dunia kerja dan kehidupan sehari-hari. Informatika menjadi bekal penting untuk berpikir kritis, bekerja sama, dan menciptakan inovasi yang bermanfaat.


Materi Presentasi 
P1 : https://gamma.app/docs/Selamat-Datang-di-Kelas-Informatika-Kelas-10-5tkiw8pzbsaxr12
P2 : https://docs.google.com/presentation/d/1mTDj1WxxvdSyCfZP1O4jb4Exvc8Yx7Bj/edit?usp=sharing&ouid=101129253085954039145&rtpof=true&sd=true



Rabu, Agustus 26, 2026

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI [KELAS X]


Teknologi Informasi dan Komunikasi: Mengoptimalkan Aplikasi Perkantoran Word, Excel, dan PowerPoint

Mengenal Teknologi Informasi dan Komunikasi

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan salah satu bagian penting dalam pembelajaran Informatika pada Kelas X Fase E. Perkembangan teknologi menuntut peserta didik tidak hanya mampu menggunakan perangkat komputer, tetapi juga memiliki keterampilan dalam mengolah, menyajikan, dan mengintegrasikan informasi secara efektif.

Dalam pembelajaran TIK, peserta didik diperkenalkan pada berbagai aplikasi perkantoran (office application) yang banyak digunakan dalam dunia pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan sehari-hari. Tiga aplikasi utama yang dipelajari adalah Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint.

Ketiga aplikasi tersebut memiliki fungsi yang berbeda, tetapi dapat saling terhubung untuk menghasilkan pekerjaan yang lebih efektif dan profesional.

Mengenal Aplikasi Perkantoran

1. Microsoft Word

Microsoft Word merupakan aplikasi pengolah kata yang digunakan untuk membuat dan mengelola berbagai dokumen. Peserta didik dapat menggunakan Word untuk membuat surat, laporan, makalah, proposal, artikel, maupun dokumen lainnya.

Dalam pembelajaran, peserta didik tidak hanya belajar mengetik dan mengatur format dokumen, tetapi juga mempelajari berbagai fitur lanjutan, salah satunya adalah Mail Merge.

Mail Merge memungkinkan pengguna membuat banyak dokumen dengan format yang sama tetapi memiliki informasi penerima yang berbeda. Data penerima dapat disimpan dalam Microsoft Excel kemudian dihubungkan dengan dokumen Microsoft Word.

Contohnya adalah pembuatan:

  • Surat undangan untuk banyak penerima.

  • Sertifikat peserta kegiatan.

  • Kartu peserta.

  • Surat pemberitahuan.

  • Label atau daftar alamat.

  • Dokumen administrasi sekolah.

Dengan Mail Merge, pekerjaan yang sebelumnya harus dilakukan satu per satu dapat dikerjakan secara lebih cepat dan terstruktur.

2. Microsoft Excel

Microsoft Excel merupakan aplikasi pengolah angka yang digunakan untuk mengelola data dalam bentuk tabel. Excel memiliki kemampuan untuk melakukan perhitungan, pengolahan data, pembuatan grafik, serta analisis informasi.

Dalam praktik pembelajaran, peserta didik belajar bagaimana mencari, mengumpulkan, memasukkan, dan mengolah data menggunakan Excel.

Data yang digunakan dapat berasal dari berbagai sumber, kemudian diolah menjadi informasi yang lebih mudah dipahami.

Beberapa keterampilan yang dipelajari antara lain:

  • Membuat tabel data.

  • Memasukkan dan mengatur data.

  • Menggunakan rumus dan fungsi sederhana.

  • Melakukan pengurutan dan penyaringan data.

  • Mengolah data menjadi informasi.

  • Membuat grafik atau diagram.

  • Menyiapkan data untuk digunakan pada aplikasi lain.

Kemampuan mengolah data menjadi salah satu keterampilan penting karena dalam kehidupan nyata seseorang sering berhadapan dengan data dalam jumlah yang cukup banyak.

3. Microsoft PowerPoint

Microsoft PowerPoint digunakan untuk membuat bahan presentasi dalam bentuk slide. Peserta didik belajar bagaimana mengubah informasi atau data menjadi sebuah presentasi yang komunikatif, menarik, dan mudah dipahami.

Dalam praktiknya, siswa tidak hanya memasukkan teks ke dalam slide. Mereka juga belajar memilih informasi yang penting, menyusun struktur presentasi, menggunakan gambar, tabel, grafik, serta elemen visual lainnya.

Data yang telah diolah menggunakan Excel dapat dimanfaatkan kembali dalam PowerPoint sehingga presentasi menjadi lebih informatif.

Praktik Mencari dan Mengolah Data

Salah satu kegiatan utama dalam pembelajaran TIK adalah mencari dan mengolah data.

Peserta didik diberikan sebuah permasalahan atau tema tertentu. Selanjutnya, mereka melakukan pencarian informasi dari sumber yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Proses pembelajaran tidak berhenti pada kegiatan mencari informasi. Peserta didik diarahkan untuk memahami bahwa informasi yang ditemukan perlu diseleksi, dicatat, diorganisasi, dan diolah sebelum digunakan.

Sebagai contoh, siswa dapat melakukan pencarian data mengenai suatu topik tertentu. Data yang diperoleh kemudian dimasukkan ke dalam Microsoft Excel dalam bentuk tabel.

Dari data tersebut, siswa dapat melakukan pengolahan sederhana, seperti menghitung jumlah, mencari nilai tertentu, mengelompokkan data, dan membuat grafik.

Tahapan tersebut memberikan pengalaman kepada siswa bahwa teknologi bukan sekadar alat untuk mengetik, tetapi merupakan sarana untuk mengelola informasi dari awal hingga menjadi sebuah produk yang bermanfaat.

Praktik Mail Merge: Menghubungkan Word dan Excel

Salah satu materi menarik dalam pembelajaran TIK adalah Mail Merge.

Pada praktik ini, peserta didik belajar menghubungkan dokumen Microsoft Word dengan sumber data yang dibuat menggunakan Microsoft Excel.

Misalnya, siswa membuat sebuah surat undangan kegiatan sekolah. Struktur surat dibuat menggunakan Word, sedangkan data penerima seperti nama, kelas, alamat, atau informasi lainnya disimpan dalam Excel.

Word kemudian digunakan untuk mengambil data tersebut secara otomatis.

Secara sederhana, prosesnya dapat digambarkan sebagai berikut:

Data → Microsoft Excel → Mail Merge → Microsoft Word → Dokumen

Melalui kegiatan ini, siswa memahami konsep bahwa sebuah aplikasi dapat bekerja bersama dengan aplikasi lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan.

Praktik Mail Merge juga mengajarkan pentingnya ketelitian dalam mengelola data. Kesalahan penulisan nama kolom, format data, maupun struktur tabel dapat menyebabkan data tidak tampil dengan benar pada dokumen.

Menggabungkan Data Word, Excel, dan PowerPoint

Pembelajaran kemudian dikembangkan pada kemampuan mengintegrasikan beberapa aplikasi perkantoran.

Peserta didik tidak hanya belajar menggunakan Word, Excel, dan PowerPoint secara terpisah, tetapi juga memahami bagaimana ketiganya dapat digunakan secara terpadu.

Sebagai contoh, sebuah kegiatan dapat dilakukan dengan alur:

Mencari Data → Mengolah Data di Excel → Membuat Dokumen di Word → Menyajikan Informasi di PowerPoint

Microsoft Excel berfungsi sebagai tempat pengumpulan dan pengolahan data. Hasil pengolahan tersebut kemudian dapat digunakan dalam Microsoft Word untuk membuat laporan atau dokumen.

Selanjutnya, informasi penting dari hasil pengolahan data dapat disajikan menggunakan Microsoft PowerPoint dalam bentuk presentasi.

Dengan demikian, peserta didik memperoleh pengalaman dalam mengelola informasi secara menyeluruh, mulai dari memperoleh data hingga menyajikannya kepada orang lain.

Proyek Praktik TIK

Untuk memperkuat pemahaman, pembelajaran dilakukan melalui kegiatan praktik berbasis proyek.

Peserta didik dapat diberikan sebuah tema atau permasalahan yang membutuhkan pengumpulan dan pengolahan data. Mereka kemudian bekerja melalui beberapa tahapan.

Tahap pertama, peserta didik menentukan informasi atau data yang akan dicari.

Tahap kedua, peserta didik melakukan pencarian data dari sumber yang sesuai dan mencatat informasi yang diperoleh.

Tahap ketiga, data dimasukkan dan diolah menggunakan Microsoft Excel.

Tahap keempat, peserta didik membuat dokumen menggunakan Microsoft Word. Pada tahap ini, siswa dapat menerapkan teknik Mail Merge untuk menggabungkan data dari Excel ke dalam dokumen Word.

Tahap kelima, hasil pengolahan data dirangkum menjadi bahan presentasi menggunakan Microsoft PowerPoint.

Tahap terakhir, peserta didik mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas.

Melalui proyek tersebut, siswa tidak hanya memperoleh kemampuan teknis, tetapi juga belajar berpikir sistematis, bekerja sama, memecahkan masalah, mengelola informasi, serta mengomunikasikan hasil pekerjaan.

Dari Data Menjadi Informasi

Hal penting yang ingin dibangun melalui pembelajaran TIK adalah pemahaman bahwa data dan informasi merupakan bagian penting dalam kehidupan digital.

Data yang diperoleh dari berbagai sumber belum tentu langsung memiliki makna. Data perlu diproses, dianalisis, dan disajikan sehingga dapat menjadi informasi yang berguna.

Dalam kegiatan ini, peserta didik belajar bahwa:

Data → Pengolahan → Informasi → Penyajian → Komunikasi

Microsoft Excel membantu siswa mengolah data, Microsoft Word membantu menyusun informasi dalam bentuk dokumen, sedangkan Microsoft PowerPoint membantu menyampaikan informasi secara visual kepada orang lain.

Ketiga aplikasi tersebut menjadi sebuah ekosistem sederhana yang membantu manusia bekerja secara lebih efektif dan efisien.

Kompetensi yang Dikembangkan

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan tidak hanya mampu mengoperasikan aplikasi perkantoran, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat digunakan dalam berbagai situasi.

Beberapa kompetensi yang dikembangkan antara lain:

  • Kemampuan mencari dan memilih informasi.

  • Kemampuan mengelola data.

  • Kemampuan menggunakan aplikasi perkantoran.

  • Kemampuan mengintegrasikan data antar-aplikasi.

  • Kemampuan membuat dokumen secara terstruktur.

  • Kemampuan menyajikan data dalam bentuk visual.

  • Kemampuan melakukan presentasi.

  • Kemampuan bekerja secara mandiri maupun berkelompok.

  • Kemampuan memecahkan masalah menggunakan teknologi.

Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Kelas X Fase E tidak hanya berorientasi pada kemampuan menggunakan Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint secara teknis. Lebih dari itu, peserta didik diarahkan untuk memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mencari, mengelola, menggabungkan, dan menyampaikan informasi.

Melalui praktik pencarian data, pengolahan data menggunakan Excel, pembuatan dokumen menggunakan Word, penerapan Mail Merge, serta penyajian informasi melalui PowerPoint, peserta didik memperoleh pengalaman nyata dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan secara terintegrasi.

Keterampilan tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi berbagai kebutuhan akademik maupun dunia kerja di era digital. Dengan demikian, pembelajaran TIK diharapkan mampu membentuk peserta didik yang terampil menggunakan teknologi, kritis dalam mengolah informasi, teliti dalam bekerja, dan mampu menghasilkan karya digital yang bermanfaat.


INFOGRAFIS













VISUAL VIDEO


=================================

Materi : https://gamma.app/docs/Bab-3-TIK-Informatika-Kelas-Xpptx-4lt329awgq59ueq


Kelompok Kerja:



Pengumpulan Tugas

XA: https://drive.google.com/drive/folders/1POPfFw134e5-e2u8shoUItWMsLlUiIN1?usp=sharing

XB: https://drive.google.com/drive/folders/1nKVhFRpOHhSkJfg3W1ae3Rzv67VDK2Ty?usp=sharing



Minggu, November 02, 2025

SISTEM KOMPUTER [KELAS X]




PRETEST

Pada Bab 4 ini, kita akan mengenal lebih dalam tentang sistem komputer, yaitu keseluruhan komponen yang saling bekerja sama agar komputer dapat menjalankan fungsinya. Komputer tidak hanya terdiri dari perangkat keras, tetapi juga perangkat lunak dan manusia sebagai penggunanya. Ketiganya — hardware, software, dan brainware — membentuk satu kesatuan sistem yang saling bergantung.

Kita akan membahas penyusun komputer, mulai dari hardware seperti CPU, RAM, dan perangkat input-output, hingga software yang berfungsi mengatur dan menjalankan perintah. Tak kalah penting, ada brainware, yaitu manusia yang mengoperasikan dan mengembangkan sistem komputer agar bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kita juga akan mengenal jenis-jenis komputer, mulai dari komputer pribadi hingga superkomputer, serta memahami bagaimana interaksi manusia dan komputer (Human Computer Interaction) terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

Melalui pembelajaran ini, diharapkan siswa dapat memahami bahwa komputer bukan hanya alat, tetapi juga sebuah sistem cerdas hasil kolaborasi antara mesin dan manusia.

Presentasi 1 : https://gamma.app/docs/BAB4-Sistem-Komputer-Kelas-X-i5ka99aeg89yk42

Presentasi 2 : https://gamma.app/docs/Sistem-Operasi-1rbh38xldnypcf6

Studi literasi: 
Mencari informasi tentang:
1. Jenis-jenis Sistem Operasi!
2. Jenis-jenis BIOS!

3. Aktivitas Multitasking pada komputer!

LKPD:
https://docs.google.com/document/d/1sBc4x4KPaZpXsU3I58RBeDSYGRoBm90H/edit?usp=sharing&ouid=101129253085954039145&rtpof=true&sd=true

Pengumpulan Tugas:

KELAS 10A
https://drive.google.com/drive/folders/157woNgIk8Mdi_bNLSGQa1mvqcMCoT2mk?usp=sharing

KELAS 10B
https://drive.google.com/drive/folders/1_E1qxE_y_qww_QXQT0WMWGiFCC4IwvNQ?usp=sharing

Senin, Mei 18, 2026

DAMPAK SOSIAL INFORMATIKA [KELAS X]

Di era digital saat ini, perkembangan teknologi informatika telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Hampir seluruh aktivitas, mulai dari belajar, bekerja, berkomunikasi, hingga hiburan, memanfaatkan teknologi komputer dan internet. Oleh karena itu, memahami Dampak Sosial Informatika (DSI) menjadi hal penting bagi generasi muda agar mampu menggunakan teknologi secara bijak, bertanggung jawab, dan bermoral.

Pada materi ini, peserta didik kelas X akan mempelajari bagaimana perjalanan perkembangan komputer dari masa ke masa. Komputer yang dahulu berukuran sangat besar dan hanya digunakan untuk kepentingan tertentu, kini berkembang menjadi perangkat yang kecil, cepat, dan mudah digunakan oleh siapa saja. Perkembangan ini menunjukkan bahwa teknologi terus mengalami perubahan demi membantu kehidupan manusia menjadi lebih efektif dan efisien.

Selain mempelajari sejarah komputer, siswa juga akan memahami aspek ekonomi dan hukum dalam dunia informatika. Berbagai produk digital seperti sistem operasi, aplikasi, game, maupun karya multimedia memiliki aturan penggunaan yang disebut lisensi. Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu mengenali perbedaan perangkat lunak open source, freeware, shareware, dan commercial software. Pemahaman ini penting agar siswa memiliki kesadaran untuk menghargai hak cipta dan tidak melakukan pembajakan digital.

Di sisi lain, informatika membawa banyak dampak positif bagi kehidupan manusia. Teknologi mempermudah komunikasi jarak jauh, mempercepat akses informasi, mendukung proses pembelajaran, serta membuka peluang pekerjaan baru di bidang digital. Namun, penggunaan teknologi yang tidak bijak juga dapat menimbulkan dampak negatif, seperti kecanduan gadget, penyebaran hoaks, cyberbullying, pelanggaran privasi, hingga menurunnya interaksi sosial secara langsung.

Melalui materi Dampak Sosial Informatika, siswa diajak untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pribadi yang kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital. Dengan demikian, perkembangan informatika dapat menjadi sarana untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi diri sendiri maupun masyarakat.


Materi: https://gamma.app/docs/Dampak-Sosial-Informatika-DSI-kx595m85eu4cn6r


Sabtu, Mei 16, 2026

KISI-KISI ASESMEN SUMATIF AKHIR SEMESTER 2025/2026 [KELAS X]


Pembelajaran Informatika kelas X di SMAS Katolik Seminari Garum pada semester ini mengajak peserta didik untuk memahami teknologi tidak hanya sebagai alat, tetapi juga sebagai sarana berpikir kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Melalui asesmen sumatif akhir semester, siswa akan mengukur pemahaman dan keterampilan pada beberapa materi penting yang telah dipelajari selama proses pembelajaran.

Materi yang diujikan meliputi Jaringan Komputer dan Internet, yang membahas konsep dasar jaringan, perangkat jaringan, serta cara kerja internet dalam kehidupan sehari-hari. Pada materi Analisis Data menggunakan Google Colaboratory, siswa belajar mengolah dan menganalisis data sederhana dengan bantuan teknologi berbasis cloud. Selain itu, siswa juga mendalami Algoritma dan Pemrograman Bahasa C sebagai dasar berpikir logis dan sistematis dalam menyelesaikan masalah melalui program komputer. Materi Dampak Sosial Informatika turut menjadi bagian penting untuk membentuk kesadaran siswa dalam menggunakan teknologi digital secara bijak, etis, dan bertanggung jawab.

Melalui kisi-kisi asesmen ini, diharapkan peserta didik dapat mempersiapkan diri dengan lebih terarah serta memahami kompetensi yang perlu dikuasai. Semoga proses evaluasi ini menjadi sarana untuk terus bertumbuh dalam pengetahuan, keterampilan, dan karakter di era digital.


Selasa, Agustus 26, 2025

BERPIKIR KOMPUTASIONAL KELAS X


Di era digital, kemampuan berpikir komputasional menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki siswa. Berpikir komputasional bukan sekadar belajar kode, tetapi bagaimana kita melatih otak untuk menyelesaikan masalah secara logis, sistematis, dan efisien.

Salah satu penerapannya terlihat pada searching dan sorting. Searching mengajarkan kita cara menemukan informasi dengan cepat di tengah banyak data, seperti mencari file di komputer atau kata kunci di mesin pencari. Sedangkan sorting melatih kita mengurutkan data agar lebih mudah dipahami, misalnya mengurutkan nilai siswa dari tertinggi hingga terendah atau mengatur nama berdasarkan abjad.

Konsep lain yang tak kalah penting adalah stack dan queue. Stack bekerja dengan prinsip Last In First Out (LIFO), mirip dengan tumpukan piring—piring terakhir yang ditaruh di atas akan dipakai lebih dulu. Sementara queue menggunakan prinsip First In First Out (FIFO), sama seperti antrean di kasir, di mana siapa yang datang lebih dulu akan dilayani terlebih dahulu.

Melalui pemahaman sederhana ini, siswa tidak hanya belajar algoritma, tetapi juga menanamkan cara berpikir terstruktur dalam menghadapi permasalahan sehari-hari. Inilah inti literasi digital: tidak sekadar menggunakan teknologi, tetapi memahaminya dengan cara berpikir yang cerdas dan kritis.

INFOGRAFIS












VISUAL AUDIO


MATERI PRESENTASI

https://bab2-berpikir-komputasio-ukog58n.gamma.site/


Pengumpulan LKPD hasil literasi digital Berpikir Komputsional

KELAS XA

https://drive.google.com/drive/folders/1hRoyD5gouLi2jdEwkKSjcKlzynEBegx_?usp=sharing

KELAS XB

https://drive.google.com/drive/folders/1xVyTVA4LHAysk_PkF2M1INYc3eWYTTPL?usp=sharing

Senin, September 08, 2025

Senin, Januari 05, 2026

Sejarah Jaringan Komputer dan Internet [KELAS X]



Perkembangan teknologi informasi tidak bisa dilepaskan dari sejarah jaringan komputer dan internet. Pada awalnya, komputer berdiri sendiri dan hanya digunakan untuk kebutuhan lokal. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan berbagi data dan komunikasi jarak jauh, lahirlah konsep jaringan komputer, yang memungkinkan beberapa perangkat saling terhubung dan bertukar informasi. Salah satu tonggak penting adalah proyek ARPANET pada tahun 1960-an yang menjadi cikal bakal internet modern.

Dalam praktiknya, jaringan komputer diklasifikasikan berdasarkan jangkauan wilayahnya, seperti PAN (Personal Area Network) untuk jarak sangat dekat, LAN (Local Area Network) untuk lingkungan lokal seperti sekolah, MAN (Metropolitan Area Network) untuk skala kota, hingga WAN (Wide Area Network) yang mencakup wilayah sangat luas dan menjadi dasar terbentuknya internet global.

Jaringan komputer juga didukung oleh berbagai teknologi transmisi, baik kabel seperti UTP dan fiber optik, maupun nirkabel seperti Wi-Fi dan gelombang radio. Teknologi ini memungkinkan konektivitas internet melalui beragam media, termasuk GPRS, Wi-Fi, dan akses satelit, yang masing-masing memiliki kelebihan dan keterbatasan.

Agar jaringan dapat bekerja dengan baik, diperlukan pemahaman tentang topologi jaringan, seperti bus, star, ring, dan mesh, serta pengaturan alamat IP sebagai identitas perangkat dalam jaringan. Selain itu, perangkat bergerak seperti ponsel memanfaatkan teknologi koneksi data yang terus berkembang, mulai dari GPRS, EDGE, 3G, 4G/LTE, hingga 5G, yang menawarkan kecepatan dan stabilitas semakin tinggi.

Komunikasi data antarponsel atau dengan perangkat lain dapat dilakukan melalui berbagai media, seperti kabel data, Bluetooth, infrared, Wi-Fi, dan NFC. Namun, kemudahan akses internet juga harus diimbangi dengan kesadaran akan keamanan dan proteksi data. Penggunaan protokol HTTP dan HTTPS, serta teknologi SSL, berperan penting dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi saat berinternet.

Melalui pembelajaran bab ini, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami konsep dan sejarah jaringan komputer, tetapi juga mampu menggunakan teknologi jaringan dan internet secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Materi:
P1 : https://gamma.app/docs/SEJARAH-JARINGAN-KOMPUTER-Pert-1pptx-cn85bnb8gzooisi

P2 : https://gamma.app/docs/ATUR-KELOMPOK-PRAKTIK-SETING-IP-KOMPUTER-Pert-2pptx-ml1vosbrj3qmx0m

P3 : https://gamma.app/docs/MEMBUAT-JARINGAN-KOMPUTER-DAN-INTERNET-Pert-3pptx-pqtefvjqdgddr5d

Pengumpulan tugas:

T1 - Istilah-istilah dalam jaringan komputer.

XA: https://drive.google.com/drive/folders/1Gyg0HVvjM9Dq7iFbMqC2d2Giy1ZxdLuj?usp=sharing

XB: https://drive.google.com/drive/folders/1C0TS_kwIeK2tNsyciqNCVyUOtL3QRazr?usp=sharing

T2 - Merancang jaringan komputer dalam ruangan.

XA: https://drive.google.com/drive/folders/1wGEP6pDrMqVwswwCAcc1y_l9Z5NEtvvV?usp=sharing

XB: https://drive.google.com/drive/folders/1urexhgX-UurIfOGrNDMS7fG6V0kZiSk8?usp=sharing


Kamis, April 16, 2026

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN [KELAS X]


Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menyelesaikan masalah secara bertahap, mulai dari memahami masalah hingga menemukan solusi. Proses inilah yang dalam dunia informatika dikenal sebagai algoritma—urutan langkah logis dan sistematis untuk menyelesaikan suatu persoalan.

Pada Bab 7 ini, peserta didik akan mempelajari dasar-dasar algoritma dan bagaimana menuangkannya dalam bentuk diagram alir (flowchart). Flowchart membantu kita memvisualisasikan alur berpikir menggunakan simbol-simbol standar seperti garis alir (arah proses), terminator (awal/akhir), proses (langkah kerja), keputusan (percabangan), serta simbol input dan output. Dengan flowchart, sebuah solusi menjadi lebih mudah dipahami sebelum diimplementasikan ke dalam program.

Selain itu, siswa juga akan dikenalkan dengan pseudocode, yaitu penulisan langkah algoritma dengan bahasa yang lebih sederhana dan mendekati bahasa manusia. Tahap ini menjadi jembatan sebelum masuk ke bahasa pemrograman sebenarnya.

Selanjutnya, pembelajaran akan mengarah pada bahasa pemrograman prosedural, khususnya bahasa C. Bahasa C dipilih karena strukturnya yang jelas dan banyak digunakan sebagai dasar untuk memahami bahasa pemrograman lain. Peserta didik akan mencoba membuat program pertama menggunakan aplikasi Code::Blocks, sehingga dapat merasakan langsung bagaimana algoritma diterjemahkan menjadi kode yang dapat dijalankan oleh komputer.

Presentasi
P1: https://gamma.app/docs/P1-3-MENGENAL-ALGORITMA-PEMROGRAMANpptx-4xjks6uiqtrlddx

P2: https://gamma.app/docs/P4-9-MEMBUAT-PROGRAM-DENGAN-BAHASA-Cpptx-o3p4mp7lxryehm3


Pemrograman Bahasa C Online

https://www.programiz.com/c-programming/online-compiler/

https://www.onlinegdb.com/online_c_compiler


Pengumpulan Tugas

XA: https://drive.google.com/drive/folders/10rw7IDbB_XpHUsVG99-pA3pFog6IPFwP?usp=sharing

XB: https://drive.google.com/drive/folders/1KHrldlWgrhQ3vfgGYUKjRzllk4a4N7U1?usp=sharing

Selasa, Februari 03, 2026

Analisis Data [Kelas X]

Di era digital saat ini, data menjadi bagian penting dalam hampir setiap aspek kehidupan. Mulai dari media sosial, pendidikan, hingga dunia industri, semua menghasilkan dan mengolah data. Oleh karena itu, kemampuan analisis data menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dipelajari sejak bangku SMA.

Pada BAB 6 Analisis Data, siswa akan mulai diperkenalkan dengan alat dan dasar pemrograman yang digunakan untuk mengolah data, yaitu Google Colaboratory dan bahasa pemrograman Python.

Apa itu Google Colaboratory?

Google Colaboratory (Google Colab) adalah layanan gratis dari Google yang memungkinkan kita menulis dan menjalankan kode Python secara online melalui browser. Dengan Google Colab, siswa tidak perlu menginstal aplikasi tambahan di komputer. Cukup memiliki akun Google dan koneksi internet, kita sudah bisa langsung belajar pemrograman dan analisis data.

Google Colab banyak digunakan karena:

  • Mudah diakses kapan saja dan di mana saja

  • Mendukung pembelajaran kolaboratif

  • Cocok untuk pemula yang baru belajar Python

Mengenal Kode print

Saat belajar pemrograman, langkah awal yang penting adalah menampilkan output. Dalam Python, perintah yang digunakan untuk menampilkan teks atau hasil perhitungan ke layar adalah print.

Contoh sederhana:

print("Halo, selamat datang di Analisis Data!")

Kode tersebut akan menampilkan teks sesuai dengan yang dituliskan di dalam tanda petik. Perintah print membantu kita memahami apakah program berjalan dengan benar.

Memahami Variabel dalam Python

Variabel adalah tempat untuk menyimpan data agar bisa digunakan kembali. Dalam Python, variabel dapat berisi berbagai jenis data, seperti teks, angka, atau hasil perhitungan.

Contoh penggunaan variabel:

nama = "Andi"
umur = 16
print(nama)
print(umur)

Dari contoh di atas, variabel nama menyimpan data berupa teks, sedangkan umur menyimpan data berupa angka. Variabel memudahkan kita mengelola dan mengolah data dalam program.

Contoh Penggunaan Bahasa Python

Python dikenal sebagai bahasa pemrograman yang sederhana dan mudah dipahami. Berikut contoh penggunaan Python untuk operasi sederhana:

a = 10
b = 5
hasil = a + b
print("Hasil penjumlahan:", hasil)

Kode tersebut menunjukkan bagaimana Python digunakan untuk melakukan perhitungan dan menampilkan hasilnya. Konsep ini menjadi dasar dalam analisis data, seperti menghitung jumlah, rata-rata, atau mengolah data lainnya.

Penutup

Melalui pembelajaran Google Colaboratory dan dasar bahasa Python, siswa diharapkan mampu memahami konsep awal analisis data secara bertahap. Materi ini tidak hanya melatih logika berpikir, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman.

Belajar analisis data bukan tentang menjadi ahli dalam satu malam, tetapi tentang memahami proses dan berani mencoba. Dari baris kode sederhana, lahirlah pemahaman besar tentang dunia data.


Materi:

https://gamma.app/docs/BAB-6-nypg5wg0o9ihiyz

Pengumpulan Tugas

T1 Google Colaboratory

XA: https://drive.google.com/drive/folders/1soAKQ5FfGsmfWa7OtiwJsPEUkrfrTeQi?usp=sharing

XB: https://drive.google.com/drive/folders/1nacj1hGc0T4Hecx6GZV1u6dV1eyY8rYL?usp=sharing


Web Scraping 

Mengambil data dari website.

1. Langkah pertama buka terminal



2. ketik pip install requests beautifulsoup4 pandas kemudian enter.

Contoh web scraping 1:

import requests

from bs4 import BeautifulSoup

import pandas as pd

url = "http://quotes.toscrape.com/"

response = requests.get(url)

if response.status_code == 200:

    print("Halaman berhasil diambil!\n")

else:

    print("Gagal mengambil halaman!")

soup = BeautifulSoup(response.text, "html.parser")

quotes = soup.find_all("div", class_="quote")

data = []

for q in quotes:

    isi = q.find("span", class_="text").text

    penulis = q.find("small", class_="author").text

    print("Isi Berita :", isi)

    print("Penulis    :", penulis)

    print("-" * 40)

    data.append([isi, penulis])

# Simpan ke CSV

df = pd.DataFrame(data, columns=["Isi Berita", "Penulis"])

df.to_csv("hasil_scraping.csv", index=False)

print("\nData berhasil disimpan ke hasil_scraping.csv")


Contoh web scraping 2:

import requests

from bs4 import BeautifulSoup

base_url = "http://quotes.toscrape.com/page/{}/"

for page in range(1, 4):  # halaman 1 sampai 3

    print(f"\n=== Halaman {page} ===")

    url = base_url.format(page)

    response = requests.get(url)

    soup = BeautifulSoup(response.text, "html.parser")

    quotes = soup.find_all("div", class_="quote")

    for q in quotes:

        isi = q.find("span", class_="text").text

        penulis = q.find("small", class_="author").text

        print("Isi :", isi)

        print("Penulis :", penulis)

        print("-" * 30)


Contoh web scraping 3:

import requests

from bs4 import BeautifulSoup

import matplotlib.pyplot as plt

# URL halaman 1

url = "http://quotes.toscrape.com/"

response = requests.get(url)

soup = BeautifulSoup(response.text, "html.parser")

quotes = soup.find_all("div", class_="quote")

# Dictionary untuk menghitung jumlah kutipan per penulis

data_penulis = {}

for q in quotes:

    penulis = q.find("small", class_="author").text

    if penulis in data_penulis:

        data_penulis[penulis] += 1

    else:

        data_penulis[penulis] = 1

# Pisahkan nama dan jumlahnya

nama_penulis = list(data_penulis.keys())

jumlah_kutipan = list(data_penulis.values())

# Membuat grafik batang

plt.figure()

plt.bar(nama_penulis, jumlah_kutipan)

plt.xlabel("Penulis")

plt.ylabel("Jumlah Kutipan")

plt.title("Jumlah Kutipan per Penulis")

plt.xticks(rotation=45)

plt.show()


Contoh web scraping 4:

import requests
from bs4 import BeautifulSoup
import matplotlib.pyplot as plt

# URL halaman 1
url = "http://quotes.toscrape.com/"

response = requests.get(url)
soup = BeautifulSoup(response.text, "html.parser")

quotes = soup.find_all("div", class_="quote")

# Dictionary untuk menghitung jumlah kutipan per penulis
data_penulis = {}

for q in quotes:
    penulis = q.find("small", class_="author").text

    if penulis in data_penulis:
        data_penulis[penulis] += 1
    else:
        data_penulis[penulis] = 1

# Pisahkan nama dan jumlahnya
nama_penulis = list(data_penulis.keys())
jumlah_kutipan = list(data_penulis.values())

# Membuat grafik batang
plt.figure()
plt.bar(nama_penulis, jumlah_kutipan)

plt.xlabel("Penulis")
plt.ylabel("Jumlah Kutipan")
plt.title("Jumlah Kutipan per Penulis")
plt.xticks(rotation=45)

plt.show()


Contoh web scraping 5:

import requests from bs4 import BeautifulSoup import pandas as pd url = "https://kanisiusmedia.co.id/" response = requests.get(url) soup = BeautifulSoup(response.text, "html.parser") data = [] # mencari semua produk buku books = soup.find_all("li", class_="product") for book in books: # ambil judul buku title = book.find("h2", class_="woocommerce-loop-product__title") if title: title = title.text.strip() else: title = "Tidak ada judul" # ambil harga buku price = book.find("span", class_="woocommerce-Price-amount") if price: price = price.text.strip() else: price = "Tidak ada harga" data.append({ "Judul Buku": title, "Harga": price }) # ubah menjadi DataFrame df = pd.DataFrame(data) print(df) # simpan ke CSV df.to_csv("data_buku_kanisius.csv", index=False) print("Data berhasil disimpan!")