Belajar dimulai dari hati!

Dimana hatimu! Seruku untuk niatmu terus maju dalam kerjamu.

Belajar bukan untuk diri sendiri!

Dimana pintarmu! Harapku untuk kerjamu bagi sesamamu.

Belajar bukan hanya dari pikiranmu sendiri!

Dimana ragamu! Kamu tidak akan bisa hidup sendiri karena belajar butuh referensi.

Belajar sebagian dari berdoa!

Dimana imanmu! Belajar perlu tuntunan dari Yang Maha Kuasa agar dilancarkan jalanmu.

Belajar perlu dekat dan lingkungan!

Dimana panggilanmu! Belajar memiliki kesatuan dengan alam dan nafas hidup disekitarmu.

Selasa, 03 Februari 2026

Analisis Data [Kelas X]

Di era digital saat ini, data menjadi bagian penting dalam hampir setiap aspek kehidupan. Mulai dari media sosial, pendidikan, hingga dunia industri, semua menghasilkan dan mengolah data. Oleh karena itu, kemampuan analisis data menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dipelajari sejak bangku SMA.

Pada BAB 6 Analisis Data, siswa akan mulai diperkenalkan dengan alat dan dasar pemrograman yang digunakan untuk mengolah data, yaitu Google Colaboratory dan bahasa pemrograman Python.

Apa itu Google Colaboratory?

Google Colaboratory (Google Colab) adalah layanan gratis dari Google yang memungkinkan kita menulis dan menjalankan kode Python secara online melalui browser. Dengan Google Colab, siswa tidak perlu menginstal aplikasi tambahan di komputer. Cukup memiliki akun Google dan koneksi internet, kita sudah bisa langsung belajar pemrograman dan analisis data.

Google Colab banyak digunakan karena:

  • Mudah diakses kapan saja dan di mana saja

  • Mendukung pembelajaran kolaboratif

  • Cocok untuk pemula yang baru belajar Python

Mengenal Kode print

Saat belajar pemrograman, langkah awal yang penting adalah menampilkan output. Dalam Python, perintah yang digunakan untuk menampilkan teks atau hasil perhitungan ke layar adalah print.

Contoh sederhana:

print("Halo, selamat datang di Analisis Data!")

Kode tersebut akan menampilkan teks sesuai dengan yang dituliskan di dalam tanda petik. Perintah print membantu kita memahami apakah program berjalan dengan benar.

Memahami Variabel dalam Python

Variabel adalah tempat untuk menyimpan data agar bisa digunakan kembali. Dalam Python, variabel dapat berisi berbagai jenis data, seperti teks, angka, atau hasil perhitungan.

Contoh penggunaan variabel:

nama = "Andi"
umur = 16
print(nama)
print(umur)

Dari contoh di atas, variabel nama menyimpan data berupa teks, sedangkan umur menyimpan data berupa angka. Variabel memudahkan kita mengelola dan mengolah data dalam program.

Contoh Penggunaan Bahasa Python

Python dikenal sebagai bahasa pemrograman yang sederhana dan mudah dipahami. Berikut contoh penggunaan Python untuk operasi sederhana:

a = 10
b = 5
hasil = a + b
print("Hasil penjumlahan:", hasil)

Kode tersebut menunjukkan bagaimana Python digunakan untuk melakukan perhitungan dan menampilkan hasilnya. Konsep ini menjadi dasar dalam analisis data, seperti menghitung jumlah, rata-rata, atau mengolah data lainnya.

Penutup

Melalui pembelajaran Google Colaboratory dan dasar bahasa Python, siswa diharapkan mampu memahami konsep awal analisis data secara bertahap. Materi ini tidak hanya melatih logika berpikir, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman.

Belajar analisis data bukan tentang menjadi ahli dalam satu malam, tetapi tentang memahami proses dan berani mencoba. Dari baris kode sederhana, lahirlah pemahaman besar tentang dunia data.


Materi:

https://gamma.app/docs/BAB-6-nypg5wg0o9ihiyz

Jaringan Komputer dan Internet [Kelas XII]

 

Di era digital saat ini, jaringan komputer dan internet bukan lagi sekadar teknologi pendukung, melainkan fondasi utama dalam berbagai aktivitas kehidupan. Melalui pembelajaran Informatika kelas XII SMA, peserta didik diajak untuk memahami jaringan komputer secara konseptual sekaligus praktis, agar mampu menggunakan dan mengelolanya secara bijak dan aman.

Pada minggu pertama, siswa mempelajari pengertian jaringan komputer beserta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, dilanjutkan dengan klasifikasi jaringan komputer berdasarkan jangkauan dan fungsinya. Pembelajaran kemudian diperdalam melalui pengenalan berbagai topologi jaringan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer, serta aspek teknis jaringan komputer seperti perangkat, media transmisi, dan cara kerja jaringan.

Memasuki minggu kedua, fokus pembelajaran diarahkan pada isu yang sangat relevan saat ini, yaitu cyber security. Siswa dikenalkan pada konsep dasar keamanan siber, tata kelola dan kontrol akses data, serta faktor-faktor dan konfigurasi keamanan jaringan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Materi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan data dan privasi di dunia digital.

Pada minggu ketiga, pembelajaran dilaksanakan secara praktik melalui kegiatan membuat kabel LAN (crimping). Kegiatan ini melatih keterampilan teknis siswa agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung. Rangkaian pembelajaran ditutup dengan kegiatan evaluasi dan refleksi, untuk menilai pemahaman serta pengalaman belajar siswa selama mempelajari jaringan komputer dan internet.

Melalui rangkaian materi ini, diharapkan peserta didik memiliki pemahaman yang utuh tentang jaringan komputer, mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, serta siap menghadapi tantangan dunia digital yang terus berkembang.

Materi:

P1: https://gamma.app/docs/PERTEMUAN-1pptx-muus06648fvvkgo


Tanggapan siswa:

T1: https://drive.google.com/drive/folders/1KkcUDgj62JcT7cN4_NFt7Z7bnhe0am30?usp=sharing


Senin, 02 Februari 2026

Jaringan Komputer dan Internet (Kelas XI)

 


Di era digital saat ini, hampir semua aktivitas manusia terhubung dengan jaringan komputer. Mulai dari belajar daring, berbagi data, hingga bermain gim online—semuanya bergantung pada bagaimana komputer saling terhubung dan berkomunikasi. Pada Bab 4 ini, kita akan mempelajari konsep dasar jaringan komputer dan internet secara bertahap, dari bentuk topologi hingga bagaimana data dikirim dalam bentuk paket.

Pekan 1

Topologi Jaringan

Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer yang saling terhubung untuk berbagi data dan sumber daya. Salah satu hal paling mendasar dalam membangun jaringan adalah topologi jaringan, yaitu pola atau bentuk hubungan antar perangkat dalam jaringan.

Beberapa topologi jaringan yang umum digunakan antara lain topologi bus, star, ring, mesh, dan tree. Setiap topologi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Misalnya, topologi star mudah dikembangkan dan dikelola, tetapi sangat bergantung pada perangkat pusat seperti switch. Sementara itu, topologi bus lebih hemat kabel, namun jika kabel utama bermasalah, seluruh jaringan dapat terganggu.

Melalui materi ini, peserta didik tidak hanya belajar mengenali jenis-jenis topologi jaringan, tetapi juga merancang topologi jaringan sederhana sesuai kebutuhan, misalnya untuk laboratorium komputer sekolah atau jaringan kecil di rumah. Kemampuan ini penting agar siswa dapat memahami bahwa desain jaringan harus disesuaikan dengan kondisi, jumlah perangkat, dan tujuan penggunaan.

Pekan 2

Model Jaringan Komputer

Agar komunikasi data dalam jaringan dapat berjalan dengan baik, diperlukan sebuah model jaringan komputer. Model ini berfungsi sebagai kerangka kerja yang menjelaskan bagaimana data dikirim, diterima, dan diproses dalam jaringan.

Dua model jaringan yang sering dibahas adalah model OSI (Open Systems Interconnection) dan model TCP/IP. Model OSI membagi proses komunikasi data ke dalam tujuh lapisan, mulai dari lapisan fisik hingga lapisan aplikasi. Setiap lapisan memiliki tugas khusus, sehingga proses komunikasi menjadi lebih terstruktur dan mudah dipahami.

Dengan mempelajari model jaringan komputer, peserta didik diajak untuk mengabstraksikan proses pengiriman data, memahami bahwa saat mengirim pesan melalui internet, sebenarnya terjadi serangkaian proses kompleks di balik layar. Pengetahuan ini membantu siswa berpikir sistematis dan memahami cara kerja jaringan secara logis.

Pekan 2–4

Packet Switching, Deteksi, dan Perbaikan Kesalahan

Pada jaringan modern seperti internet, data tidak dikirim dalam satu kesatuan utuh, melainkan dipecah menjadi bagian-bagian kecil yang disebut packet. Proses ini dikenal sebagai packet switching.

Setiap paket data dapat melewati jalur yang berbeda-beda menuju tujuan yang sama. Setibanya di tujuan, paket-paket tersebut akan disusun kembali menjadi data yang utuh. Mekanisme ini membuat pengiriman data menjadi lebih efisien dan andal, terutama pada jaringan yang padat.

Namun, dalam proses pengiriman data, tidak menutup kemungkinan terjadi kesalahan, seperti data rusak atau paket hilang. Oleh karena itu, jaringan komputer dilengkapi dengan mekanisme deteksi dan perbaikan kesalahan, misalnya melalui checksum atau permintaan pengiriman ulang data.

Melalui materi ini, peserta didik memahami bahwa komunikasi data tidak selalu berjalan sempurna, tetapi ada sistem cerdas yang bekerja untuk memastikan data tetap sampai dengan benar dan lengkap.

Pekan 5

Transmisi Data

Transmisi data merupakan proses pengiriman data dari satu perangkat ke perangkat lain melalui media tertentu, baik kabel maupun nirkabel. Data digital yang dikirim dalam jaringan harus terlebih dahulu diubah ke dalam bentuk sinyal agar dapat ditransmisikan.

Pada materi ini, peserta didik mempelajari mekanisme transmisi data serta proses encoding data, yaitu cara mengubah data menjadi sinyal yang dapat dikirimkan melalui media transmisi. Contohnya adalah encoding data digital menjadi sinyal listrik, cahaya, atau gelombang radio.

Pemahaman tentang transmisi dan encoding data membantu siswa menyadari bahwa di balik aktivitas sederhana seperti mengirim pesan atau membuka website, terdapat proses teknis yang sangat terstruktur dan sistematis.

Penutup

Melalui Bab 4 Jaringan Komputer dan Internet, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu berpikir kritis dan aplikatif. Dari merancang topologi jaringan, memahami model komunikasi data, hingga mengenal cara data ditransmisikan, semua materi ini menjadi fondasi penting dalam dunia teknologi informasi.

Jaringan komputer bukan hanya tentang kabel dan perangkat, tetapi tentang bagaimana informasi mengalir, diproses, dan dijaga keutuhannya dalam dunia digital.

Materi Presentasi:

P1: 


Pengumpulan Tugas 



Rabu, 07 Januari 2026

Dampak Sosial Informatika [Kelas XII]



Perkembangan teknologi digital dan informatika telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Informatika tidak lagi hanya berkaitan dengan komputer, tetapi telah menjadi bagian penting dalam cara kita berkomunikasi, belajar, bekerja, dan berinteraksi di masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman terhadap dampak sosial informatika menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi generasi muda.

Peran teknologi digital dan informatika pada media sosial terlihat jelas dalam cara manusia berkomunikasi dan berbagi informasi. Media sosial memungkinkan interaksi tanpa batas ruang dan waktu, mempercepat penyebaran informasi, serta membuka peluang untuk berekspresi dan berkolaborasi. Namun, di sisi lain, penggunaan media sosial juga menghadirkan tantangan seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, pelanggaran privasi, dan kecanduan digital. Hal ini menuntut pengguna untuk memiliki sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.

Dalam bidang pendidikan, informatika berperan besar dalam meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran. Teknologi memungkinkan pembelajaran daring, penggunaan platform digital, serta pemanfaatan sumber belajar yang lebih luas dan interaktif. Informatika membantu guru dan siswa untuk belajar lebih fleksibel, kreatif, dan mandiri. Meski demikian, kesenjangan akses teknologi dan kemampuan literasi digital masih menjadi tantangan yang perlu diatasi bersama.

Peran informatika dalam bidang ekonomi juga sangat signifikan. Digitalisasi mendorong lahirnya ekonomi digital seperti e-commerce, startup, dan sistem pembayaran digital. Informatika membantu meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, dan membuka peluang kerja baru. Namun, perubahan ini juga menuntut masyarakat untuk terus meningkatkan keterampilan digital agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin berbasis teknologi.

Sebagai bentuk pengaturan dan perlindungan dalam pemanfaatan teknologi informasi, pemerintah menetapkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). UU ITE mengatur hak, kewajiban, serta sanksi terkait penggunaan teknologi digital, termasuk dalam aktivitas di media sosial dan transaksi elektronik. Pemahaman terhadap UU ITE penting agar masyarakat dapat menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Melalui pembelajaran dampak sosial informatika, siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi warga digital yang cerdas, kritis, beretika, dan bertanggung jawab dalam menghadapi perkembangan teknologi di era digital.

materi presentasi : 

Part 1 - Peran teknologi digital dan informatika pada media sosial

Part 2 - Peran dan manfaat informatika di bidang Pendidikan dan Ekonomi.

Part 3 - UU ITE Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

https://gamma.app/docs/BAB-5-P4pptx-zuaj1bzgxjdglbf



Pengumpulan tugas:

Tugas 1: Peran teknologi digital dan informatika pada media sosial.
https://drive.google.com/drive/folders/1m0KSmh_9YTn0HozkDSjtgaBYLeY5hmul?usp=sharing

Tugas 2: Peran informatika pada bidang pendidikan dan ekonomi.
https://drive.google.com/drive/folders/1Ppy69OyY3jP_aisTlRptSpo8BHMj7FHr?usp=sharing

Tugas 3: UU ITE Penggunan Teknologi Informasi dan Komunikasi. 
https://drive.google.com/drive/folders/1WvD12Ht8aUuJ3TnSNV5iv57_ty-QBgLg?usp=sharing

Senin, 05 Januari 2026

Sejarah Jaringan Komputer dan Internet [KELAS X]



Perkembangan teknologi informasi tidak bisa dilepaskan dari sejarah jaringan komputer dan internet. Pada awalnya, komputer berdiri sendiri dan hanya digunakan untuk kebutuhan lokal. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan berbagi data dan komunikasi jarak jauh, lahirlah konsep jaringan komputer, yang memungkinkan beberapa perangkat saling terhubung dan bertukar informasi. Salah satu tonggak penting adalah proyek ARPANET pada tahun 1960-an yang menjadi cikal bakal internet modern.

Dalam praktiknya, jaringan komputer diklasifikasikan berdasarkan jangkauan wilayahnya, seperti PAN (Personal Area Network) untuk jarak sangat dekat, LAN (Local Area Network) untuk lingkungan lokal seperti sekolah, MAN (Metropolitan Area Network) untuk skala kota, hingga WAN (Wide Area Network) yang mencakup wilayah sangat luas dan menjadi dasar terbentuknya internet global.

Jaringan komputer juga didukung oleh berbagai teknologi transmisi, baik kabel seperti UTP dan fiber optik, maupun nirkabel seperti Wi-Fi dan gelombang radio. Teknologi ini memungkinkan konektivitas internet melalui beragam media, termasuk GPRS, Wi-Fi, dan akses satelit, yang masing-masing memiliki kelebihan dan keterbatasan.

Agar jaringan dapat bekerja dengan baik, diperlukan pemahaman tentang topologi jaringan, seperti bus, star, ring, dan mesh, serta pengaturan alamat IP sebagai identitas perangkat dalam jaringan. Selain itu, perangkat bergerak seperti ponsel memanfaatkan teknologi koneksi data yang terus berkembang, mulai dari GPRS, EDGE, 3G, 4G/LTE, hingga 5G, yang menawarkan kecepatan dan stabilitas semakin tinggi.

Komunikasi data antarponsel atau dengan perangkat lain dapat dilakukan melalui berbagai media, seperti kabel data, Bluetooth, infrared, Wi-Fi, dan NFC. Namun, kemudahan akses internet juga harus diimbangi dengan kesadaran akan keamanan dan proteksi data. Penggunaan protokol HTTP dan HTTPS, serta teknologi SSL, berperan penting dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi saat berinternet.

Melalui pembelajaran bab ini, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami konsep dan sejarah jaringan komputer, tetapi juga mampu menggunakan teknologi jaringan dan internet secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Materi:
P1 : https://gamma.app/docs/SEJARAH-JARINGAN-KOMPUTER-Pert-1pptx-cn85bnb8gzooisi

P2 : https://gamma.app/docs/ATUR-KELOMPOK-PRAKTIK-SETING-IP-KOMPUTER-Pert-2pptx-ml1vosbrj3qmx0m

P3 : 

Pengumpulan tugas:

T1 - Istilah-istilah dalam jaringan komputer.

XA: https://drive.google.com/drive/folders/1Gyg0HVvjM9Dq7iFbMqC2d2Giy1ZxdLuj?usp=sharing

XB: https://drive.google.com/drive/folders/1C0TS_kwIeK2tNsyciqNCVyUOtL3QRazr?usp=sharing

T2 - Merancang jaringan komputer dalam ruangan.

XA: 

XB: https://drive.google.com/drive/folders/1urexhgX-UurIfOGrNDMS7fG6V0kZiSk8?usp=sharing


Berpikir Kritis dan Dampak Sosial Informatika [KELAS XI]



Di era digital yang serba cepat, informatika tidak lagi sekadar tentang perangkat keras, perangkat lunak, atau baris kode. Informatika telah menjadi bagian penting yang memengaruhi cara manusia berpikir, mengambil keputusan, dan menjalani kehidupan sosial. Oleh karena itu, kemampuan berpikir kritis menjadi keterampilan utama yang harus dimiliki oleh peserta didik.

Pada bab ini, siswa diajak memahami pengantar berpikir kritis, yaitu kemampuan menganalisis informasi secara logis, objektif, dan reflektif. Siswa tidak hanya menerima informasi apa adanya, tetapi belajar untuk bertanya: apakah informasi ini benar, bermanfaat, adil, dan berdampak positif bagi masyarakat? Sikap kritis ini penting agar teknologi digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.

Selanjutnya, pembelajaran difokuskan pada kajian kritis penerapan informatika di bidang kesehatan. Pemanfaatan teknologi seperti rekam medis digital, telemedicine, dan kecerdasan buatan telah membawa kemudahan dalam pelayanan kesehatan. Namun, di balik manfaat tersebut, siswa diajak mengkaji berbagai tantangan seperti keamanan data pasien, etika penggunaan AI, serta kesenjangan akses layanan kesehatan berbasis teknologi.

Tidak kalah penting, siswa juga melakukan kajian kritis penerapan informatika di bidang pertanian. Teknologi informatika berperan besar dalam pertanian modern melalui sistem pertanian presisi, sensor tanah, drone, dan aplikasi manajemen hasil panen. Melalui kajian ini, siswa menganalisis dampak positif teknologi terhadap produktivitas dan keberlanjutan, sekaligus mempertimbangkan tantangan sosial, ekonomi, dan kesiapan sumber daya manusia di sektor pertanian.

Melalui BAB 3 ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami teknologi secara teknis, tetapi juga mampu menilai dampak sosial informatika secara kritis, sehingga kelak menjadi pengguna dan pengembang teknologi yang beretika, peduli, dan bertanggung jawab.

Materi presentasi:

P1: https://gamma.app/docs/P1-BAB-3-BERPIKIR-KRITIS-DAN-DSIpptx-vqwejpjwwathwrf
P2: https://gamma.app/docs/P2-BAB-3-BERPIKIR-KRITIS-DAN-DSIpptx-zm90ys3xgutz2l0
P3: https://gamma.app/docs/P3-BAB-3-BERPIKIR-KRITIS-DAN-DSIpptx-vecw8dkdm69rsil
P4: https://gamma.app/docs/P4-BAB-3-BERPIKIR-KRITIS-DAN-DSIpptx-7qjoj0blny08e0o


Pengumpulan Tugas: 

Pertemuan 1: Mencari berita tentang dampak sosial informatika dan berdiskusi berpikir kritis untuk mengantisipasi isu-isu yang ditemukan.

  • Kelas XIA

https://drive.google.com/drive/folders/1BCyacctOcdXuFyEu9zEl24Zpck0AQU3z?usp=sharing

  • Kelas XIB

https://drive.google.com/drive/folders/19c1_0ZWTObcJUrLI4MzMV32dnjK1Prrf?usp=sharing


Pertemuan 2: Membuat laporan studi kasus dari pengalaman yang sudah pernah dilakukan berdasarkan contoh kasus yang sudah ada pada buku siswa.

  • Kelas XIA

https://drive.google.com/drive/folders/1AdZ3dumSd3Y3V7OzxSZ2P5u3pJ1hUqIy?usp=sharing

  • Kelas XIB
https://drive.google.com/drive/folders/1W7zj2bUzHugCD4HNjI32pW82tiEcJs_w?usp=sharing

 Pertemuan 3: Peranan teknologi informasi dan komunikasi pada bidang pertanian.

  • Kelas XIA

https://drive.google.com/drive/folders/1GWas9Tcuu_LebaDbsptWkkvxI3OwrrwX?usp=sharing

  • Kelas XIB

Pertemuan 4: Peranan teknologi informasi dan komunikasi pada bidang kesehatan.

  • Kelas XIA

https://drive.google.com/drive/folders/13cehqxQMtkHM77R-JVOsxl1-RHlxRKf6?usp=sharing

  • Kelas XIB

Minggu, 02 November 2025

SISTEM KOMPUTER [KELAS X]



Pada Bab 4 ini, kita akan mengenal lebih dalam tentang sistem komputer, yaitu keseluruhan komponen yang saling bekerja sama agar komputer dapat menjalankan fungsinya. Komputer tidak hanya terdiri dari perangkat keras, tetapi juga perangkat lunak dan manusia sebagai penggunanya. Ketiganya — hardware, software, dan brainware — membentuk satu kesatuan sistem yang saling bergantung.

Kita akan membahas penyusun komputer, mulai dari hardware seperti CPU, RAM, dan perangkat input-output, hingga software yang berfungsi mengatur dan menjalankan perintah. Tak kalah penting, ada brainware, yaitu manusia yang mengoperasikan dan mengembangkan sistem komputer agar bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kita juga akan mengenal jenis-jenis komputer, mulai dari komputer pribadi hingga superkomputer, serta memahami bagaimana interaksi manusia dan komputer (Human Computer Interaction) terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

Melalui pembelajaran ini, diharapkan siswa dapat memahami bahwa komputer bukan hanya alat, tetapi juga sebuah sistem cerdas hasil kolaborasi antara mesin dan manusia.

Presentasi 1 : https://gamma.app/docs/BAB4-Sistem-Komputer-Kelas-X-i5ka99aeg89yk42

Presentasi 2 : https://gamma.app/docs/Sistem-Operasi-1rbh38xldnypcf6

Studi literasi
Mencari informasi tentang:
1. Jenis-jenis Sistem Operasi!
2. Jenis-jenis BIOS!

3. Aktivitas Multitasking pada komputer!

LKPD:
https://docs.google.com/document/d/1sBc4x4KPaZpXsU3I58RBeDSYGRoBm90H/edit?usp=sharing&ouid=101129253085954039145&rtpof=true&sd=true

Pengumpulan Tugas:
KELAS 10A
https://drive.google.com/drive/folders/16I6x5HdxoDDQx14DiZ17BFHizIBucUko?usp=sharing

KELAS 10B
https://drive.google.com/drive/folders/1zRY9YPBUnEQSo1SKzdbOUVmBFV3fMVnB?usp=sharing