Di era digital saat ini, hampir semua aktivitas manusia terhubung dengan jaringan komputer. Mulai dari belajar daring, berbagi data, hingga bermain gim online—semuanya bergantung pada bagaimana komputer saling terhubung dan berkomunikasi. Pada Bab 4 ini, kita akan mempelajari konsep dasar jaringan komputer dan internet secara bertahap, dari bentuk topologi hingga bagaimana data dikirim dalam bentuk paket.
Pekan 1
Topologi Jaringan
Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer yang saling terhubung untuk berbagi data dan sumber daya. Salah satu hal paling mendasar dalam membangun jaringan adalah topologi jaringan, yaitu pola atau bentuk hubungan antar perangkat dalam jaringan.
Beberapa topologi jaringan yang umum digunakan antara lain topologi bus, star, ring, mesh, dan tree. Setiap topologi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Misalnya, topologi star mudah dikembangkan dan dikelola, tetapi sangat bergantung pada perangkat pusat seperti switch. Sementara itu, topologi bus lebih hemat kabel, namun jika kabel utama bermasalah, seluruh jaringan dapat terganggu.
Melalui materi ini, peserta didik tidak hanya belajar mengenali jenis-jenis topologi jaringan, tetapi juga merancang topologi jaringan sederhana sesuai kebutuhan, misalnya untuk laboratorium komputer sekolah atau jaringan kecil di rumah. Kemampuan ini penting agar siswa dapat memahami bahwa desain jaringan harus disesuaikan dengan kondisi, jumlah perangkat, dan tujuan penggunaan.
Pekan 2
Model Jaringan Komputer
Agar komunikasi data dalam jaringan dapat berjalan dengan baik, diperlukan sebuah model jaringan komputer. Model ini berfungsi sebagai kerangka kerja yang menjelaskan bagaimana data dikirim, diterima, dan diproses dalam jaringan.
Dua model jaringan yang sering dibahas adalah model OSI (Open Systems Interconnection) dan model TCP/IP. Model OSI membagi proses komunikasi data ke dalam tujuh lapisan, mulai dari lapisan fisik hingga lapisan aplikasi. Setiap lapisan memiliki tugas khusus, sehingga proses komunikasi menjadi lebih terstruktur dan mudah dipahami.
Dengan mempelajari model jaringan komputer, peserta didik diajak untuk mengabstraksikan proses pengiriman data, memahami bahwa saat mengirim pesan melalui internet, sebenarnya terjadi serangkaian proses kompleks di balik layar. Pengetahuan ini membantu siswa berpikir sistematis dan memahami cara kerja jaringan secara logis.
Pekan 2–4
Packet Switching, Deteksi, dan Perbaikan Kesalahan
Pada jaringan modern seperti internet, data tidak dikirim dalam satu kesatuan utuh, melainkan dipecah menjadi bagian-bagian kecil yang disebut packet. Proses ini dikenal sebagai packet switching.
Setiap paket data dapat melewati jalur yang berbeda-beda menuju tujuan yang sama. Setibanya di tujuan, paket-paket tersebut akan disusun kembali menjadi data yang utuh. Mekanisme ini membuat pengiriman data menjadi lebih efisien dan andal, terutama pada jaringan yang padat.
Namun, dalam proses pengiriman data, tidak menutup kemungkinan terjadi kesalahan, seperti data rusak atau paket hilang. Oleh karena itu, jaringan komputer dilengkapi dengan mekanisme deteksi dan perbaikan kesalahan, misalnya melalui checksum atau permintaan pengiriman ulang data.
Melalui materi ini, peserta didik memahami bahwa komunikasi data tidak selalu berjalan sempurna, tetapi ada sistem cerdas yang bekerja untuk memastikan data tetap sampai dengan benar dan lengkap.
Pekan 5
Transmisi Data
Transmisi data merupakan proses pengiriman data dari satu perangkat ke perangkat lain melalui media tertentu, baik kabel maupun nirkabel. Data digital yang dikirim dalam jaringan harus terlebih dahulu diubah ke dalam bentuk sinyal agar dapat ditransmisikan.
Pada materi ini, peserta didik mempelajari mekanisme transmisi data serta proses encoding data, yaitu cara mengubah data menjadi sinyal yang dapat dikirimkan melalui media transmisi. Contohnya adalah encoding data digital menjadi sinyal listrik, cahaya, atau gelombang radio.
Pemahaman tentang transmisi dan encoding data membantu siswa menyadari bahwa di balik aktivitas sederhana seperti mengirim pesan atau membuka website, terdapat proses teknis yang sangat terstruktur dan sistematis.
Penutup
Melalui Bab 4 Jaringan Komputer dan Internet, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu berpikir kritis dan aplikatif. Dari merancang topologi jaringan, memahami model komunikasi data, hingga mengenal cara data ditransmisikan, semua materi ini menjadi fondasi penting dalam dunia teknologi informasi.
P1:
Pengumpulan Tugas
XIA: https://drive.google.com/drive/folders/1eSYRjf72Pp1BhxnlGu4NrryQ3xwrzXYr?usp=sharing



1. Saya dapat memahami sungguh keunggulan dan kelemahan pada tiap topologi jaringan komputer, namun bagi saya kesulitannya ketika harus paham terlebih dahulu konsep setiap topologi yang berbeda-beda dan kegunaannya.
BalasHapus2. Terletak pada titik pusat atau pada kabel utama.
3. Sepertinya bisa, namun harus ada pendampingan dari ahlinya, karna jika tidak maka jaringan tidak jalan.
4. Menarik sekali, kesulitannya ketika harus memahami jaringan kabel-kabel yang sebelumnya jarang sekali saya dengar, namun di materi tersebut saya harus paham konsep masing-masing topologi jaringan komputer.