Belajar dimulai dari hati!

Dimana hatimu! Seruku untuk niatmu terus maju dalam kerjamu.

Belajar bukan untuk diri sendiri!

Dimana pintarmu! Harapku untuk kerjamu bagi sesamamu.

Belajar bukan hanya dari pikiranmu sendiri!

Dimana ragamu! Kamu tidak akan bisa hidup sendiri karena belajar butuh referensi.

Belajar sebagian dari berdoa!

Dimana imanmu! Belajar perlu tuntunan dari Yang Maha Kuasa agar dilancarkan jalanmu.

Belajar perlu dekat dengan lingkungan!

Dimana panggilanmu! Belajar memiliki kesatuan dengan alam dan nafas hidup disekitarmu.

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Analisis Data. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Analisis Data. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Selasa, Februari 03, 2026

Analisis Data [Kelas X]

Di era digital saat ini, data menjadi bagian penting dalam hampir setiap aspek kehidupan. Mulai dari media sosial, pendidikan, hingga dunia industri, semua menghasilkan dan mengolah data. Oleh karena itu, kemampuan analisis data menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dipelajari sejak bangku SMA.

Pada BAB 6 Analisis Data, siswa akan mulai diperkenalkan dengan alat dan dasar pemrograman yang digunakan untuk mengolah data, yaitu Google Colaboratory dan bahasa pemrograman Python.

Apa itu Google Colaboratory?

Google Colaboratory (Google Colab) adalah layanan gratis dari Google yang memungkinkan kita menulis dan menjalankan kode Python secara online melalui browser. Dengan Google Colab, siswa tidak perlu menginstal aplikasi tambahan di komputer. Cukup memiliki akun Google dan koneksi internet, kita sudah bisa langsung belajar pemrograman dan analisis data.

Google Colab banyak digunakan karena:

  • Mudah diakses kapan saja dan di mana saja

  • Mendukung pembelajaran kolaboratif

  • Cocok untuk pemula yang baru belajar Python

Mengenal Kode print

Saat belajar pemrograman, langkah awal yang penting adalah menampilkan output. Dalam Python, perintah yang digunakan untuk menampilkan teks atau hasil perhitungan ke layar adalah print.

Contoh sederhana:

print("Halo, selamat datang di Analisis Data!")

Kode tersebut akan menampilkan teks sesuai dengan yang dituliskan di dalam tanda petik. Perintah print membantu kita memahami apakah program berjalan dengan benar.

Memahami Variabel dalam Python

Variabel adalah tempat untuk menyimpan data agar bisa digunakan kembali. Dalam Python, variabel dapat berisi berbagai jenis data, seperti teks, angka, atau hasil perhitungan.

Contoh penggunaan variabel:

nama = "Andi"
umur = 16
print(nama)
print(umur)

Dari contoh di atas, variabel nama menyimpan data berupa teks, sedangkan umur menyimpan data berupa angka. Variabel memudahkan kita mengelola dan mengolah data dalam program.

Contoh Penggunaan Bahasa Python

Python dikenal sebagai bahasa pemrograman yang sederhana dan mudah dipahami. Berikut contoh penggunaan Python untuk operasi sederhana:

a = 10
b = 5
hasil = a + b
print("Hasil penjumlahan:", hasil)

Kode tersebut menunjukkan bagaimana Python digunakan untuk melakukan perhitungan dan menampilkan hasilnya. Konsep ini menjadi dasar dalam analisis data, seperti menghitung jumlah, rata-rata, atau mengolah data lainnya.

Penutup

Melalui pembelajaran Google Colaboratory dan dasar bahasa Python, siswa diharapkan mampu memahami konsep awal analisis data secara bertahap. Materi ini tidak hanya melatih logika berpikir, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman.

Belajar analisis data bukan tentang menjadi ahli dalam satu malam, tetapi tentang memahami proses dan berani mencoba. Dari baris kode sederhana, lahirlah pemahaman besar tentang dunia data.


Materi:

https://gamma.app/docs/BAB-6-nypg5wg0o9ihiyz

Pengumpulan Tugas

T1 Google Colaboratory

XA: https://drive.google.com/drive/folders/1soAKQ5FfGsmfWa7OtiwJsPEUkrfrTeQi?usp=sharing

XB: https://drive.google.com/drive/folders/1nacj1hGc0T4Hecx6GZV1u6dV1eyY8rYL?usp=sharing


Web Scraping 

Mengambil data dari website.

1. Langkah pertama buka terminal



2. ketik pip install requests beautifulsoup4 pandas kemudian enter.

Contoh web scraping 1:

import requests

from bs4 import BeautifulSoup

import pandas as pd

url = "http://quotes.toscrape.com/"

response = requests.get(url)

if response.status_code == 200:

    print("Halaman berhasil diambil!\n")

else:

    print("Gagal mengambil halaman!")

soup = BeautifulSoup(response.text, "html.parser")

quotes = soup.find_all("div", class_="quote")

data = []

for q in quotes:

    isi = q.find("span", class_="text").text

    penulis = q.find("small", class_="author").text

    print("Isi Berita :", isi)

    print("Penulis    :", penulis)

    print("-" * 40)

    data.append([isi, penulis])

# Simpan ke CSV

df = pd.DataFrame(data, columns=["Isi Berita", "Penulis"])

df.to_csv("hasil_scraping.csv", index=False)

print("\nData berhasil disimpan ke hasil_scraping.csv")


Contoh web scraping 2:

import requests

from bs4 import BeautifulSoup

base_url = "http://quotes.toscrape.com/page/{}/"

for page in range(1, 4):  # halaman 1 sampai 3

    print(f"\n=== Halaman {page} ===")

    url = base_url.format(page)

    response = requests.get(url)

    soup = BeautifulSoup(response.text, "html.parser")

    quotes = soup.find_all("div", class_="quote")

    for q in quotes:

        isi = q.find("span", class_="text").text

        penulis = q.find("small", class_="author").text

        print("Isi :", isi)

        print("Penulis :", penulis)

        print("-" * 30)


Contoh web scraping 3:

import requests

from bs4 import BeautifulSoup

import matplotlib.pyplot as plt

# URL halaman 1

url = "http://quotes.toscrape.com/"

response = requests.get(url)

soup = BeautifulSoup(response.text, "html.parser")

quotes = soup.find_all("div", class_="quote")

# Dictionary untuk menghitung jumlah kutipan per penulis

data_penulis = {}

for q in quotes:

    penulis = q.find("small", class_="author").text

    if penulis in data_penulis:

        data_penulis[penulis] += 1

    else:

        data_penulis[penulis] = 1

# Pisahkan nama dan jumlahnya

nama_penulis = list(data_penulis.keys())

jumlah_kutipan = list(data_penulis.values())

# Membuat grafik batang

plt.figure()

plt.bar(nama_penulis, jumlah_kutipan)

plt.xlabel("Penulis")

plt.ylabel("Jumlah Kutipan")

plt.title("Jumlah Kutipan per Penulis")

plt.xticks(rotation=45)

plt.show()


Contoh web scraping 4:

import requests
from bs4 import BeautifulSoup
import matplotlib.pyplot as plt

# URL halaman 1
url = "http://quotes.toscrape.com/"

response = requests.get(url)
soup = BeautifulSoup(response.text, "html.parser")

quotes = soup.find_all("div", class_="quote")

# Dictionary untuk menghitung jumlah kutipan per penulis
data_penulis = {}

for q in quotes:
    penulis = q.find("small", class_="author").text

    if penulis in data_penulis:
        data_penulis[penulis] += 1
    else:
        data_penulis[penulis] = 1

# Pisahkan nama dan jumlahnya
nama_penulis = list(data_penulis.keys())
jumlah_kutipan = list(data_penulis.values())

# Membuat grafik batang
plt.figure()
plt.bar(nama_penulis, jumlah_kutipan)

plt.xlabel("Penulis")
plt.ylabel("Jumlah Kutipan")
plt.title("Jumlah Kutipan per Penulis")
plt.xticks(rotation=45)

plt.show()


Contoh web scraping 5:

import requests from bs4 import BeautifulSoup import pandas as pd url = "https://kanisiusmedia.co.id/" response = requests.get(url) soup = BeautifulSoup(response.text, "html.parser") data = [] # mencari semua produk buku books = soup.find_all("li", class_="product") for book in books: # ambil judul buku title = book.find("h2", class_="woocommerce-loop-product__title") if title: title = title.text.strip() else: title = "Tidak ada judul" # ambil harga buku price = book.find("span", class_="woocommerce-Price-amount") if price: price = price.text.strip() else: price = "Tidak ada harga" data.append({ "Judul Buku": title, "Harga": price }) # ubah menjadi DataFrame df = pd.DataFrame(data) print(df) # simpan ke CSV df.to_csv("data_buku_kanisius.csv", index=False) print("Data berhasil disimpan!")

Selasa, Juli 22, 2025

PENGANTAR INFORMATIKA KELAS XI

Mengenal Informatika Kelas XI SMA: Dari Pengguna Teknologi Menjadi Pencipta Solusi

Di era digital saat ini, teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Hampir setiap aktivitas, mulai dari belajar, bekerja, berkomunikasi, hingga berbisnis, memanfaatkan teknologi informasi. Namun, apakah kita hanya akan menjadi pengguna teknologi, atau mampu menjadi pencipta teknologi yang memberikan manfaat bagi masyarakat?

Melalui mata pelajaran Informatika Kelas XI SMA, peserta didik diajak untuk melangkah lebih jauh. Tidak hanya mempelajari cara menggunakan perangkat lunak, tetapi juga memahami bagaimana teknologi dibangun, dikembangkan, dan dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan nyata.

Mengapa Belajar Informatika?

Informatika bukan sekadar belajar komputer. Informatika merupakan ilmu yang mempelajari cara berpikir secara logis, sistematis, dan kreatif dalam menyelesaikan masalah dengan bantuan teknologi.

Kemampuan yang dikembangkan dalam pembelajaran Informatika antara lain:

  • Berpikir komputasional (Computational Thinking)

  • Pemecahan masalah (Problem Solving)

  • Analisis data

  • Pemrograman

  • Kolaborasi dalam proyek digital

  • Berpikir kritis dan kreatif

  • Etika dalam penggunaan teknologi

Keterampilan tersebut sangat dibutuhkan pada dunia kerja maupun pendidikan tinggi di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

Materi yang Dipelajari di Kelas XI

Selama satu tahun pembelajaran, peserta didik akan mempelajari berbagai materi yang menggabungkan konsep, praktik, dan proyek.

1. Basis Data (Database)

Data merupakan aset penting dalam kehidupan modern. Pada materi ini peserta didik akan mempelajari bagaimana data disimpan, dikelola, dan diolah menggunakan sistem basis data.

Materi yang dipelajari meliputi:

  • Konsep basis data

  • Tabel, field, dan record

  • Primary Key dan Foreign Key

  • Relasi antar tabel

  • SQL (Structured Query Language)

  • Operasi CRUD (Create, Read, Update, Delete)

Melalui materi ini peserta didik akan mampu membuat sistem sederhana seperti:

  • Perpustakaan digital

  • Data siswa

  • Data inventaris sekolah

  • Sistem peminjaman barang

2. Pemrograman Web

Website telah menjadi media informasi dan pelayanan di berbagai bidang. Oleh karena itu peserta didik akan belajar membangun website yang dinamis.

Materi meliputi:

  • HTML

  • CSS

  • PHP

  • MySQL

  • Form Input

  • Pengolahan Data

  • Login Sistem

  • Manajemen Database

Sebagai proyek akhir, peserta didik dapat membuat:

  • Website Perpustakaan

  • Sistem Presensi

  • Sistem Inventaris

  • Website Profil Sekolah

3. Analisis Data

Saat ini data tersedia dalam jumlah yang sangat besar. Tantangannya bukan hanya mengumpulkan data, tetapi juga mengolahnya menjadi informasi yang bermanfaat.

Peserta didik akan belajar menggunakan berbagai alat analisis data seperti:

  • Google Colaboratory

  • Python Dasar

  • Spreadsheet

  • Visualisasi Data

Kemampuan yang dipelajari meliputi:

  • Membersihkan data

  • Mengolah data

  • Membuat grafik

  • Menarik kesimpulan dari hasil analisis

Materi ini melatih kemampuan peserta didik dalam mengambil keputusan berdasarkan data (Data Driven Decision Making).

4. Proyek Informatika

Pembelajaran Informatika tidak hanya berisi teori, tetapi juga proyek nyata (Project Based Learning).

Peserta didik akan bekerja dalam kelompok untuk menghasilkan produk digital sesuai kebutuhan pengguna.

Contoh proyek yang dapat dikerjakan antara lain:

  • Sistem Informasi Perpustakaan

  • Website Sekolah

  • Dashboard Analisis Data

  • Aplikasi Pendataan

  • Sistem Inventaris Laboratorium

Melalui proyek tersebut peserta didik belajar:

  • Merancang solusi

  • Membagi tugas

  • Mengelola waktu

  • Berkomunikasi dalam tim

  • Mempresentasikan hasil karya

Profil Lulusan yang Diharapkan

Setelah mengikuti pembelajaran Informatika Kelas XI, peserta didik diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar pengolahan data.

  • Mendesain basis data sederhana.

  • Membuat aplikasi berbasis web.

  • Menggunakan bahasa pemrograman untuk menyelesaikan masalah.

  • Melakukan analisis data secara sederhana.

  • Menghasilkan produk digital yang bermanfaat.

  • Mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan kolaboratif.

Informatika untuk Masa Depan

Berbagai profesi saat ini membutuhkan kemampuan di bidang informatika, di antaranya:

  • Programmer

  • Web Developer

  • Database Administrator

  • Data Analyst

  • Software Engineer

  • Cyber Security Specialist

  • Network Engineer

  • Artificial Intelligence Engineer

  • UI/UX Designer

  • Digital Entrepreneur

Dengan mempelajari Informatika sejak SMA, peserta didik memiliki bekal yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja yang semakin digital.

Informatika bukan hanya tentang komputer, melainkan tentang cara berpikir untuk menciptakan solusi. Melalui pembelajaran di kelas XI, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta menghasilkan karya yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Belajar Informatika bukan sekadar mempelajari teknologi yang ada hari ini, tetapi mempersiapkan diri untuk menciptakan teknologi yang dibutuhkan di masa depan."

INFOGRAFIS






























VISUAL AUDIO



MATERI

Bahan Presentasi 
https://gamma.app/docs/Pengantar-Informatika-Kelas-XI-j5qvyea5g5mrews

LKPD
https://padlet.com/andreasyohanes/pengantar-informatika-nv3pm17shnk0fz8o

Rabu, Agustus 26, 2026

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI [KELAS X]


Teknologi Informasi dan Komunikasi: Mengoptimalkan Aplikasi Perkantoran Word, Excel, dan PowerPoint

Mengenal Teknologi Informasi dan Komunikasi

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan salah satu bagian penting dalam pembelajaran Informatika pada Kelas X Fase E. Perkembangan teknologi menuntut peserta didik tidak hanya mampu menggunakan perangkat komputer, tetapi juga memiliki keterampilan dalam mengolah, menyajikan, dan mengintegrasikan informasi secara efektif.

Dalam pembelajaran TIK, peserta didik diperkenalkan pada berbagai aplikasi perkantoran (office application) yang banyak digunakan dalam dunia pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan sehari-hari. Tiga aplikasi utama yang dipelajari adalah Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint.

Ketiga aplikasi tersebut memiliki fungsi yang berbeda, tetapi dapat saling terhubung untuk menghasilkan pekerjaan yang lebih efektif dan profesional.

Mengenal Aplikasi Perkantoran

1. Microsoft Word

Microsoft Word merupakan aplikasi pengolah kata yang digunakan untuk membuat dan mengelola berbagai dokumen. Peserta didik dapat menggunakan Word untuk membuat surat, laporan, makalah, proposal, artikel, maupun dokumen lainnya.

Dalam pembelajaran, peserta didik tidak hanya belajar mengetik dan mengatur format dokumen, tetapi juga mempelajari berbagai fitur lanjutan, salah satunya adalah Mail Merge.

Mail Merge memungkinkan pengguna membuat banyak dokumen dengan format yang sama tetapi memiliki informasi penerima yang berbeda. Data penerima dapat disimpan dalam Microsoft Excel kemudian dihubungkan dengan dokumen Microsoft Word.

Contohnya adalah pembuatan:

  • Surat undangan untuk banyak penerima.

  • Sertifikat peserta kegiatan.

  • Kartu peserta.

  • Surat pemberitahuan.

  • Label atau daftar alamat.

  • Dokumen administrasi sekolah.

Dengan Mail Merge, pekerjaan yang sebelumnya harus dilakukan satu per satu dapat dikerjakan secara lebih cepat dan terstruktur.

2. Microsoft Excel

Microsoft Excel merupakan aplikasi pengolah angka yang digunakan untuk mengelola data dalam bentuk tabel. Excel memiliki kemampuan untuk melakukan perhitungan, pengolahan data, pembuatan grafik, serta analisis informasi.

Dalam praktik pembelajaran, peserta didik belajar bagaimana mencari, mengumpulkan, memasukkan, dan mengolah data menggunakan Excel.

Data yang digunakan dapat berasal dari berbagai sumber, kemudian diolah menjadi informasi yang lebih mudah dipahami.

Beberapa keterampilan yang dipelajari antara lain:

  • Membuat tabel data.

  • Memasukkan dan mengatur data.

  • Menggunakan rumus dan fungsi sederhana.

  • Melakukan pengurutan dan penyaringan data.

  • Mengolah data menjadi informasi.

  • Membuat grafik atau diagram.

  • Menyiapkan data untuk digunakan pada aplikasi lain.

Kemampuan mengolah data menjadi salah satu keterampilan penting karena dalam kehidupan nyata seseorang sering berhadapan dengan data dalam jumlah yang cukup banyak.

3. Microsoft PowerPoint

Microsoft PowerPoint digunakan untuk membuat bahan presentasi dalam bentuk slide. Peserta didik belajar bagaimana mengubah informasi atau data menjadi sebuah presentasi yang komunikatif, menarik, dan mudah dipahami.

Dalam praktiknya, siswa tidak hanya memasukkan teks ke dalam slide. Mereka juga belajar memilih informasi yang penting, menyusun struktur presentasi, menggunakan gambar, tabel, grafik, serta elemen visual lainnya.

Data yang telah diolah menggunakan Excel dapat dimanfaatkan kembali dalam PowerPoint sehingga presentasi menjadi lebih informatif.

Praktik Mencari dan Mengolah Data

Salah satu kegiatan utama dalam pembelajaran TIK adalah mencari dan mengolah data.

Peserta didik diberikan sebuah permasalahan atau tema tertentu. Selanjutnya, mereka melakukan pencarian informasi dari sumber yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Proses pembelajaran tidak berhenti pada kegiatan mencari informasi. Peserta didik diarahkan untuk memahami bahwa informasi yang ditemukan perlu diseleksi, dicatat, diorganisasi, dan diolah sebelum digunakan.

Sebagai contoh, siswa dapat melakukan pencarian data mengenai suatu topik tertentu. Data yang diperoleh kemudian dimasukkan ke dalam Microsoft Excel dalam bentuk tabel.

Dari data tersebut, siswa dapat melakukan pengolahan sederhana, seperti menghitung jumlah, mencari nilai tertentu, mengelompokkan data, dan membuat grafik.

Tahapan tersebut memberikan pengalaman kepada siswa bahwa teknologi bukan sekadar alat untuk mengetik, tetapi merupakan sarana untuk mengelola informasi dari awal hingga menjadi sebuah produk yang bermanfaat.

Praktik Mail Merge: Menghubungkan Word dan Excel

Salah satu materi menarik dalam pembelajaran TIK adalah Mail Merge.

Pada praktik ini, peserta didik belajar menghubungkan dokumen Microsoft Word dengan sumber data yang dibuat menggunakan Microsoft Excel.

Misalnya, siswa membuat sebuah surat undangan kegiatan sekolah. Struktur surat dibuat menggunakan Word, sedangkan data penerima seperti nama, kelas, alamat, atau informasi lainnya disimpan dalam Excel.

Word kemudian digunakan untuk mengambil data tersebut secara otomatis.

Secara sederhana, prosesnya dapat digambarkan sebagai berikut:

Data → Microsoft Excel → Mail Merge → Microsoft Word → Dokumen

Melalui kegiatan ini, siswa memahami konsep bahwa sebuah aplikasi dapat bekerja bersama dengan aplikasi lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan.

Praktik Mail Merge juga mengajarkan pentingnya ketelitian dalam mengelola data. Kesalahan penulisan nama kolom, format data, maupun struktur tabel dapat menyebabkan data tidak tampil dengan benar pada dokumen.

Menggabungkan Data Word, Excel, dan PowerPoint

Pembelajaran kemudian dikembangkan pada kemampuan mengintegrasikan beberapa aplikasi perkantoran.

Peserta didik tidak hanya belajar menggunakan Word, Excel, dan PowerPoint secara terpisah, tetapi juga memahami bagaimana ketiganya dapat digunakan secara terpadu.

Sebagai contoh, sebuah kegiatan dapat dilakukan dengan alur:

Mencari Data → Mengolah Data di Excel → Membuat Dokumen di Word → Menyajikan Informasi di PowerPoint

Microsoft Excel berfungsi sebagai tempat pengumpulan dan pengolahan data. Hasil pengolahan tersebut kemudian dapat digunakan dalam Microsoft Word untuk membuat laporan atau dokumen.

Selanjutnya, informasi penting dari hasil pengolahan data dapat disajikan menggunakan Microsoft PowerPoint dalam bentuk presentasi.

Dengan demikian, peserta didik memperoleh pengalaman dalam mengelola informasi secara menyeluruh, mulai dari memperoleh data hingga menyajikannya kepada orang lain.

Proyek Praktik TIK

Untuk memperkuat pemahaman, pembelajaran dilakukan melalui kegiatan praktik berbasis proyek.

Peserta didik dapat diberikan sebuah tema atau permasalahan yang membutuhkan pengumpulan dan pengolahan data. Mereka kemudian bekerja melalui beberapa tahapan.

Tahap pertama, peserta didik menentukan informasi atau data yang akan dicari.

Tahap kedua, peserta didik melakukan pencarian data dari sumber yang sesuai dan mencatat informasi yang diperoleh.

Tahap ketiga, data dimasukkan dan diolah menggunakan Microsoft Excel.

Tahap keempat, peserta didik membuat dokumen menggunakan Microsoft Word. Pada tahap ini, siswa dapat menerapkan teknik Mail Merge untuk menggabungkan data dari Excel ke dalam dokumen Word.

Tahap kelima, hasil pengolahan data dirangkum menjadi bahan presentasi menggunakan Microsoft PowerPoint.

Tahap terakhir, peserta didik mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas.

Melalui proyek tersebut, siswa tidak hanya memperoleh kemampuan teknis, tetapi juga belajar berpikir sistematis, bekerja sama, memecahkan masalah, mengelola informasi, serta mengomunikasikan hasil pekerjaan.

Dari Data Menjadi Informasi

Hal penting yang ingin dibangun melalui pembelajaran TIK adalah pemahaman bahwa data dan informasi merupakan bagian penting dalam kehidupan digital.

Data yang diperoleh dari berbagai sumber belum tentu langsung memiliki makna. Data perlu diproses, dianalisis, dan disajikan sehingga dapat menjadi informasi yang berguna.

Dalam kegiatan ini, peserta didik belajar bahwa:

Data → Pengolahan → Informasi → Penyajian → Komunikasi

Microsoft Excel membantu siswa mengolah data, Microsoft Word membantu menyusun informasi dalam bentuk dokumen, sedangkan Microsoft PowerPoint membantu menyampaikan informasi secara visual kepada orang lain.

Ketiga aplikasi tersebut menjadi sebuah ekosistem sederhana yang membantu manusia bekerja secara lebih efektif dan efisien.

Kompetensi yang Dikembangkan

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan tidak hanya mampu mengoperasikan aplikasi perkantoran, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat digunakan dalam berbagai situasi.

Beberapa kompetensi yang dikembangkan antara lain:

  • Kemampuan mencari dan memilih informasi.

  • Kemampuan mengelola data.

  • Kemampuan menggunakan aplikasi perkantoran.

  • Kemampuan mengintegrasikan data antar-aplikasi.

  • Kemampuan membuat dokumen secara terstruktur.

  • Kemampuan menyajikan data dalam bentuk visual.

  • Kemampuan melakukan presentasi.

  • Kemampuan bekerja secara mandiri maupun berkelompok.

  • Kemampuan memecahkan masalah menggunakan teknologi.

Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Kelas X Fase E tidak hanya berorientasi pada kemampuan menggunakan Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint secara teknis. Lebih dari itu, peserta didik diarahkan untuk memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mencari, mengelola, menggabungkan, dan menyampaikan informasi.

Melalui praktik pencarian data, pengolahan data menggunakan Excel, pembuatan dokumen menggunakan Word, penerapan Mail Merge, serta penyajian informasi melalui PowerPoint, peserta didik memperoleh pengalaman nyata dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan secara terintegrasi.

Keterampilan tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi berbagai kebutuhan akademik maupun dunia kerja di era digital. Dengan demikian, pembelajaran TIK diharapkan mampu membentuk peserta didik yang terampil menggunakan teknologi, kritis dalam mengolah informasi, teliti dalam bekerja, dan mampu menghasilkan karya digital yang bermanfaat.


INFOGRAFIS













VISUAL VIDEO


=================================

Materi : https://gamma.app/docs/Bab-3-TIK-Informatika-Kelas-Xpptx-4lt329awgq59ueq


Kelompok Kerja:



Pengumpulan Tugas

XA: https://drive.google.com/drive/folders/1POPfFw134e5-e2u8shoUItWMsLlUiIN1?usp=sharing

XB: https://drive.google.com/drive/folders/1nKVhFRpOHhSkJfg3W1ae3Rzv67VDK2Ty?usp=sharing



Jumat, Agustus 18, 2023

LKPD 1 INFORMATIKA KELAS 10

Sumber : https://atma.co.id/


LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 1

 

Lampiran 1. Lembar kerja


   
            Nama                      : ...............................................

            Kelas                      : ...............................................

            Waktu                     : ...............................................

            Anggota                  : ...............................................

A.    Konsep Materi

Membuat dokumen profil sebuah Instansi/Perusahaan

B.     Tujuan Pembelajaran

1.       Membuat sebuah profil Instansi/Perusahaan/Sekolah

2.       Mengintegrasikan data yang ada di Ms.Excel dengan yang ada di Ms.Word

3. Membuat laporan di MS.Word dan menjelaskan apa saja isi dari profil sebuah instansi/perusahaan

C.    Deskripsi Tugas

Pada kegiatan ini kita akan membuat menentukan dan membuat profil sebuah Instansi/Perusahaan. Tentukan bersama dengan kelompok profil apa yang akan dibuat (Contoh:Profil Sekolah, Profil Usaha, Profil Kepala Des, dan sebagainya). Kemudian buatlah data dari profil tersebut di Ms. Excel (Tips : Data pemasaran sebuah perusahaan, data macam- macam eskul, atau data pegawai sebuah perusahaan, dan sebagainya. Selanjutnya membuat laporan singkat di Ms. Word tentang data profil tersebut dengan format yang diberikan sesuai dengan petunjuk di langkah kerja.

D.    Langkah Kerja

1.        Tentukan profil apa yang akan dibuat

2.        Diskusikan dengan teman sekelompok, analisis data yang diperlukan dalam pembuatan profil

3.        Tempatkan data hasil diskusi ke Ms.Word

4.        Designlah sekreatif mungkin profil tersebut sehingga menarik

5.        Materi membuat profil sekolah dengan pengaturan format seperti:

        Terdiri dari 2 Paragraph

        Alignment (rata kiri kanan (justify)

        Pengaturan font (times new roman 12, space : 1,5)

        Margin Top : 2, down 3, Left 2, right 2

        Page setup (size : A4, Orientation : Potrait, space

        Bullets and numbering (disesuaikan)

6.        Buatlah sebuah data di Ms. Excel yang berisi data-data yang diperlukan didalam sebuah instansi atau perusahaan.

7.        Integrasikan data-data yang telah dibuat di Ms.Excel ke Ms. Word

8.        Simpan hasil data excel yang telah dibuat dengan nama : Data_Profil_kel

9.        File dokumen profile dikumpulkan dalam bentuk ekstensi file .pdf, dikumpulkan pada saat pertemuan dan file bisa dikirimkan melalui jaringan LAN, bisa dikirimkan ke email guru (sebutkan alamat emailnya apa), jika menggunakan classroom bisa diposting dipenugasan

Simpan laporan di Ms.Word dengan dalam nama file : namasiswa_kelas_kel_latihan1.

LKPD1 DOWNLOAD