Belajar dimulai dari hati!

Dimana hatimu! Seruku untuk niatmu terus maju dalam kerjamu.

Belajar bukan untuk diri sendiri!

Dimana pintarmu! Harapku untuk kerjamu bagi sesamamu.

Belajar bukan hanya dari pikiranmu sendiri!

Dimana ragamu! Kamu tidak akan bisa hidup sendiri karena belajar butuh referensi.

Belajar sebagian dari berdoa!

Dimana imanmu! Belajar perlu tuntunan dari Yang Maha Kuasa agar dilancarkan jalanmu.

Belajar perlu dekat dan lingkungan!

Dimana panggilanmu! Belajar memiliki kesatuan dengan alam dan nafas hidup disekitarmu.

Selasa, 03 Februari 2026

Analisis Data [Kelas X]

Di era digital saat ini, data menjadi bagian penting dalam hampir setiap aspek kehidupan. Mulai dari media sosial, pendidikan, hingga dunia industri, semua menghasilkan dan mengolah data. Oleh karena itu, kemampuan analisis data menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dipelajari sejak bangku SMA.

Pada BAB 6 Analisis Data, siswa akan mulai diperkenalkan dengan alat dan dasar pemrograman yang digunakan untuk mengolah data, yaitu Google Colaboratory dan bahasa pemrograman Python.

Apa itu Google Colaboratory?

Google Colaboratory (Google Colab) adalah layanan gratis dari Google yang memungkinkan kita menulis dan menjalankan kode Python secara online melalui browser. Dengan Google Colab, siswa tidak perlu menginstal aplikasi tambahan di komputer. Cukup memiliki akun Google dan koneksi internet, kita sudah bisa langsung belajar pemrograman dan analisis data.

Google Colab banyak digunakan karena:

  • Mudah diakses kapan saja dan di mana saja

  • Mendukung pembelajaran kolaboratif

  • Cocok untuk pemula yang baru belajar Python

Mengenal Kode print

Saat belajar pemrograman, langkah awal yang penting adalah menampilkan output. Dalam Python, perintah yang digunakan untuk menampilkan teks atau hasil perhitungan ke layar adalah print.

Contoh sederhana:

print("Halo, selamat datang di Analisis Data!")

Kode tersebut akan menampilkan teks sesuai dengan yang dituliskan di dalam tanda petik. Perintah print membantu kita memahami apakah program berjalan dengan benar.

Memahami Variabel dalam Python

Variabel adalah tempat untuk menyimpan data agar bisa digunakan kembali. Dalam Python, variabel dapat berisi berbagai jenis data, seperti teks, angka, atau hasil perhitungan.

Contoh penggunaan variabel:

nama = "Andi"
umur = 16
print(nama)
print(umur)

Dari contoh di atas, variabel nama menyimpan data berupa teks, sedangkan umur menyimpan data berupa angka. Variabel memudahkan kita mengelola dan mengolah data dalam program.

Contoh Penggunaan Bahasa Python

Python dikenal sebagai bahasa pemrograman yang sederhana dan mudah dipahami. Berikut contoh penggunaan Python untuk operasi sederhana:

a = 10
b = 5
hasil = a + b
print("Hasil penjumlahan:", hasil)

Kode tersebut menunjukkan bagaimana Python digunakan untuk melakukan perhitungan dan menampilkan hasilnya. Konsep ini menjadi dasar dalam analisis data, seperti menghitung jumlah, rata-rata, atau mengolah data lainnya.

Penutup

Melalui pembelajaran Google Colaboratory dan dasar bahasa Python, siswa diharapkan mampu memahami konsep awal analisis data secara bertahap. Materi ini tidak hanya melatih logika berpikir, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman.

Belajar analisis data bukan tentang menjadi ahli dalam satu malam, tetapi tentang memahami proses dan berani mencoba. Dari baris kode sederhana, lahirlah pemahaman besar tentang dunia data.


Materi:

https://gamma.app/docs/BAB-6-nypg5wg0o9ihiyz

Jaringan Komputer dan Internet [Kelas XII]

 

Di era digital saat ini, jaringan komputer dan internet bukan lagi sekadar teknologi pendukung, melainkan fondasi utama dalam berbagai aktivitas kehidupan. Melalui pembelajaran Informatika kelas XII SMA, peserta didik diajak untuk memahami jaringan komputer secara konseptual sekaligus praktis, agar mampu menggunakan dan mengelolanya secara bijak dan aman.

Pada minggu pertama, siswa mempelajari pengertian jaringan komputer beserta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, dilanjutkan dengan klasifikasi jaringan komputer berdasarkan jangkauan dan fungsinya. Pembelajaran kemudian diperdalam melalui pengenalan berbagai topologi jaringan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer, serta aspek teknis jaringan komputer seperti perangkat, media transmisi, dan cara kerja jaringan.

Memasuki minggu kedua, fokus pembelajaran diarahkan pada isu yang sangat relevan saat ini, yaitu cyber security. Siswa dikenalkan pada konsep dasar keamanan siber, tata kelola dan kontrol akses data, serta faktor-faktor dan konfigurasi keamanan jaringan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Materi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan data dan privasi di dunia digital.

Pada minggu ketiga, pembelajaran dilaksanakan secara praktik melalui kegiatan membuat kabel LAN (crimping). Kegiatan ini melatih keterampilan teknis siswa agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung. Rangkaian pembelajaran ditutup dengan kegiatan evaluasi dan refleksi, untuk menilai pemahaman serta pengalaman belajar siswa selama mempelajari jaringan komputer dan internet.

Melalui rangkaian materi ini, diharapkan peserta didik memiliki pemahaman yang utuh tentang jaringan komputer, mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, serta siap menghadapi tantangan dunia digital yang terus berkembang.

Materi:

P1: https://gamma.app/docs/PERTEMUAN-1pptx-muus06648fvvkgo


Tanggapan siswa:

T1: https://drive.google.com/drive/folders/1KkcUDgj62JcT7cN4_NFt7Z7bnhe0am30?usp=sharing


Senin, 02 Februari 2026

Jaringan Komputer dan Internet (Kelas XI)

 


Di era digital saat ini, hampir semua aktivitas manusia terhubung dengan jaringan komputer. Mulai dari belajar daring, berbagi data, hingga bermain gim online—semuanya bergantung pada bagaimana komputer saling terhubung dan berkomunikasi. Pada Bab 4 ini, kita akan mempelajari konsep dasar jaringan komputer dan internet secara bertahap, dari bentuk topologi hingga bagaimana data dikirim dalam bentuk paket.

Pekan 1

Topologi Jaringan

Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer yang saling terhubung untuk berbagi data dan sumber daya. Salah satu hal paling mendasar dalam membangun jaringan adalah topologi jaringan, yaitu pola atau bentuk hubungan antar perangkat dalam jaringan.

Beberapa topologi jaringan yang umum digunakan antara lain topologi bus, star, ring, mesh, dan tree. Setiap topologi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Misalnya, topologi star mudah dikembangkan dan dikelola, tetapi sangat bergantung pada perangkat pusat seperti switch. Sementara itu, topologi bus lebih hemat kabel, namun jika kabel utama bermasalah, seluruh jaringan dapat terganggu.

Melalui materi ini, peserta didik tidak hanya belajar mengenali jenis-jenis topologi jaringan, tetapi juga merancang topologi jaringan sederhana sesuai kebutuhan, misalnya untuk laboratorium komputer sekolah atau jaringan kecil di rumah. Kemampuan ini penting agar siswa dapat memahami bahwa desain jaringan harus disesuaikan dengan kondisi, jumlah perangkat, dan tujuan penggunaan.

Pekan 2

Model Jaringan Komputer

Agar komunikasi data dalam jaringan dapat berjalan dengan baik, diperlukan sebuah model jaringan komputer. Model ini berfungsi sebagai kerangka kerja yang menjelaskan bagaimana data dikirim, diterima, dan diproses dalam jaringan.

Dua model jaringan yang sering dibahas adalah model OSI (Open Systems Interconnection) dan model TCP/IP. Model OSI membagi proses komunikasi data ke dalam tujuh lapisan, mulai dari lapisan fisik hingga lapisan aplikasi. Setiap lapisan memiliki tugas khusus, sehingga proses komunikasi menjadi lebih terstruktur dan mudah dipahami.

Dengan mempelajari model jaringan komputer, peserta didik diajak untuk mengabstraksikan proses pengiriman data, memahami bahwa saat mengirim pesan melalui internet, sebenarnya terjadi serangkaian proses kompleks di balik layar. Pengetahuan ini membantu siswa berpikir sistematis dan memahami cara kerja jaringan secara logis.

Pekan 2–4

Packet Switching, Deteksi, dan Perbaikan Kesalahan

Pada jaringan modern seperti internet, data tidak dikirim dalam satu kesatuan utuh, melainkan dipecah menjadi bagian-bagian kecil yang disebut packet. Proses ini dikenal sebagai packet switching.

Setiap paket data dapat melewati jalur yang berbeda-beda menuju tujuan yang sama. Setibanya di tujuan, paket-paket tersebut akan disusun kembali menjadi data yang utuh. Mekanisme ini membuat pengiriman data menjadi lebih efisien dan andal, terutama pada jaringan yang padat.

Namun, dalam proses pengiriman data, tidak menutup kemungkinan terjadi kesalahan, seperti data rusak atau paket hilang. Oleh karena itu, jaringan komputer dilengkapi dengan mekanisme deteksi dan perbaikan kesalahan, misalnya melalui checksum atau permintaan pengiriman ulang data.

Melalui materi ini, peserta didik memahami bahwa komunikasi data tidak selalu berjalan sempurna, tetapi ada sistem cerdas yang bekerja untuk memastikan data tetap sampai dengan benar dan lengkap.

Pekan 5

Transmisi Data

Transmisi data merupakan proses pengiriman data dari satu perangkat ke perangkat lain melalui media tertentu, baik kabel maupun nirkabel. Data digital yang dikirim dalam jaringan harus terlebih dahulu diubah ke dalam bentuk sinyal agar dapat ditransmisikan.

Pada materi ini, peserta didik mempelajari mekanisme transmisi data serta proses encoding data, yaitu cara mengubah data menjadi sinyal yang dapat dikirimkan melalui media transmisi. Contohnya adalah encoding data digital menjadi sinyal listrik, cahaya, atau gelombang radio.

Pemahaman tentang transmisi dan encoding data membantu siswa menyadari bahwa di balik aktivitas sederhana seperti mengirim pesan atau membuka website, terdapat proses teknis yang sangat terstruktur dan sistematis.

Penutup

Melalui Bab 4 Jaringan Komputer dan Internet, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu berpikir kritis dan aplikatif. Dari merancang topologi jaringan, memahami model komunikasi data, hingga mengenal cara data ditransmisikan, semua materi ini menjadi fondasi penting dalam dunia teknologi informasi.

Jaringan komputer bukan hanya tentang kabel dan perangkat, tetapi tentang bagaimana informasi mengalir, diproses, dan dijaga keutuhannya dalam dunia digital.

Materi Presentasi:

P1: 


Pengumpulan Tugas 

XIA: https://drive.google.com/drive/folders/1eSYRjf72Pp1BhxnlGu4NrryQ3xwrzXYr?usp=sharing



Refleksi: