Belajar dimulai dari hati!

Dimana hatimu! Seruku untuk niatmu terus maju dalam kerjamu.

Belajar bukan untuk diri sendiri!

Dimana pintarmu! Harapku untuk kerjamu bagi sesamamu.

Belajar bukan hanya dari pikiranmu sendiri!

Dimana ragamu! Kamu tidak akan bisa hidup sendiri karena belajar butuh referensi.

Belajar sebagian dari berdoa!

Dimana imanmu! Belajar perlu tuntunan dari Yang Maha Kuasa agar dilancarkan jalanmu.

Belajar perlu dekat dan lingkungan!

Dimana panggilanmu! Belajar memiliki kesatuan dengan alam dan nafas hidup disekitarmu.

Rabu, 07 Januari 2026

Dampak Sosial Informatika [Kelas XII]



Perkembangan teknologi digital dan informatika telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Informatika tidak lagi hanya berkaitan dengan komputer, tetapi telah menjadi bagian penting dalam cara kita berkomunikasi, belajar, bekerja, dan berinteraksi di masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman terhadap dampak sosial informatika menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi generasi muda.

Peran teknologi digital dan informatika pada media sosial terlihat jelas dalam cara manusia berkomunikasi dan berbagi informasi. Media sosial memungkinkan interaksi tanpa batas ruang dan waktu, mempercepat penyebaran informasi, serta membuka peluang untuk berekspresi dan berkolaborasi. Namun, di sisi lain, penggunaan media sosial juga menghadirkan tantangan seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, pelanggaran privasi, dan kecanduan digital. Hal ini menuntut pengguna untuk memiliki sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.

Dalam bidang pendidikan, informatika berperan besar dalam meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran. Teknologi memungkinkan pembelajaran daring, penggunaan platform digital, serta pemanfaatan sumber belajar yang lebih luas dan interaktif. Informatika membantu guru dan siswa untuk belajar lebih fleksibel, kreatif, dan mandiri. Meski demikian, kesenjangan akses teknologi dan kemampuan literasi digital masih menjadi tantangan yang perlu diatasi bersama.

Peran informatika dalam bidang ekonomi juga sangat signifikan. Digitalisasi mendorong lahirnya ekonomi digital seperti e-commerce, startup, dan sistem pembayaran digital. Informatika membantu meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, dan membuka peluang kerja baru. Namun, perubahan ini juga menuntut masyarakat untuk terus meningkatkan keterampilan digital agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin berbasis teknologi.

Sebagai bentuk pengaturan dan perlindungan dalam pemanfaatan teknologi informasi, pemerintah menetapkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). UU ITE mengatur hak, kewajiban, serta sanksi terkait penggunaan teknologi digital, termasuk dalam aktivitas di media sosial dan transaksi elektronik. Pemahaman terhadap UU ITE penting agar masyarakat dapat menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Melalui pembelajaran dampak sosial informatika, siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi warga digital yang cerdas, kritis, beretika, dan bertanggung jawab dalam menghadapi perkembangan teknologi di era digital.

materi presentasi : 

Part 1 - Peran teknologi digital dan informatika pada media sosial

Part 2 - Peran dan manfaat informatika di bidang Pendidikan dan Ekonomi.

Part 3 - UU ITE Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

https://gamma.app/docs/BAB-5-P4pptx-zuaj1bzgxjdglbf



Pengumpulan tugas:

Tugas 1: Peran teknologi digital dan informatika pada media sosial.
https://drive.google.com/drive/folders/1m0KSmh_9YTn0HozkDSjtgaBYLeY5hmul?usp=sharing

Tugas 2: Peran informatika pada bidang pendidikan dan ekonomi.
https://drive.google.com/drive/folders/1Ppy69OyY3jP_aisTlRptSpo8BHMj7FHr?usp=sharing

Tugas 3: UU ITE Penggunan Teknologi Informasi dan Komunikasi. 
https://drive.google.com/drive/folders/1WvD12Ht8aUuJ3TnSNV5iv57_ty-QBgLg?usp=sharing

Senin, 05 Januari 2026

Sejarah Jaringan Komputer dan Internet [KELAS X]



Perkembangan teknologi informasi tidak bisa dilepaskan dari sejarah jaringan komputer dan internet. Pada awalnya, komputer berdiri sendiri dan hanya digunakan untuk kebutuhan lokal. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan berbagi data dan komunikasi jarak jauh, lahirlah konsep jaringan komputer, yang memungkinkan beberapa perangkat saling terhubung dan bertukar informasi. Salah satu tonggak penting adalah proyek ARPANET pada tahun 1960-an yang menjadi cikal bakal internet modern.

Dalam praktiknya, jaringan komputer diklasifikasikan berdasarkan jangkauan wilayahnya, seperti PAN (Personal Area Network) untuk jarak sangat dekat, LAN (Local Area Network) untuk lingkungan lokal seperti sekolah, MAN (Metropolitan Area Network) untuk skala kota, hingga WAN (Wide Area Network) yang mencakup wilayah sangat luas dan menjadi dasar terbentuknya internet global.

Jaringan komputer juga didukung oleh berbagai teknologi transmisi, baik kabel seperti UTP dan fiber optik, maupun nirkabel seperti Wi-Fi dan gelombang radio. Teknologi ini memungkinkan konektivitas internet melalui beragam media, termasuk GPRS, Wi-Fi, dan akses satelit, yang masing-masing memiliki kelebihan dan keterbatasan.

Agar jaringan dapat bekerja dengan baik, diperlukan pemahaman tentang topologi jaringan, seperti bus, star, ring, dan mesh, serta pengaturan alamat IP sebagai identitas perangkat dalam jaringan. Selain itu, perangkat bergerak seperti ponsel memanfaatkan teknologi koneksi data yang terus berkembang, mulai dari GPRS, EDGE, 3G, 4G/LTE, hingga 5G, yang menawarkan kecepatan dan stabilitas semakin tinggi.

Komunikasi data antarponsel atau dengan perangkat lain dapat dilakukan melalui berbagai media, seperti kabel data, Bluetooth, infrared, Wi-Fi, dan NFC. Namun, kemudahan akses internet juga harus diimbangi dengan kesadaran akan keamanan dan proteksi data. Penggunaan protokol HTTP dan HTTPS, serta teknologi SSL, berperan penting dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi saat berinternet.

Melalui pembelajaran bab ini, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami konsep dan sejarah jaringan komputer, tetapi juga mampu menggunakan teknologi jaringan dan internet secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Materi:
P1 : https://gamma.app/docs/SEJARAH-JARINGAN-KOMPUTER-Pert-1pptx-cn85bnb8gzooisi

P2 : https://gamma.app/docs/ATUR-KELOMPOK-PRAKTIK-SETING-IP-KOMPUTER-Pert-2pptx-ml1vosbrj3qmx0m

P3 : 

Pengumpulan tugas:

T1 - Istilah-istilah dalam jaringan komputer.

XA: https://drive.google.com/drive/folders/1Gyg0HVvjM9Dq7iFbMqC2d2Giy1ZxdLuj?usp=sharing

XB: https://drive.google.com/drive/folders/1C0TS_kwIeK2tNsyciqNCVyUOtL3QRazr?usp=sharing

T2 - Merancang jaringan komputer dalam ruangan.

XA: 

XB: https://drive.google.com/drive/folders/1urexhgX-UurIfOGrNDMS7fG6V0kZiSk8?usp=sharing


Berpikir Kritis dan Dampak Sosial Informatika [KELAS XI]



Di era digital yang serba cepat, informatika tidak lagi sekadar tentang perangkat keras, perangkat lunak, atau baris kode. Informatika telah menjadi bagian penting yang memengaruhi cara manusia berpikir, mengambil keputusan, dan menjalani kehidupan sosial. Oleh karena itu, kemampuan berpikir kritis menjadi keterampilan utama yang harus dimiliki oleh peserta didik.

Pada bab ini, siswa diajak memahami pengantar berpikir kritis, yaitu kemampuan menganalisis informasi secara logis, objektif, dan reflektif. Siswa tidak hanya menerima informasi apa adanya, tetapi belajar untuk bertanya: apakah informasi ini benar, bermanfaat, adil, dan berdampak positif bagi masyarakat? Sikap kritis ini penting agar teknologi digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.

Selanjutnya, pembelajaran difokuskan pada kajian kritis penerapan informatika di bidang kesehatan. Pemanfaatan teknologi seperti rekam medis digital, telemedicine, dan kecerdasan buatan telah membawa kemudahan dalam pelayanan kesehatan. Namun, di balik manfaat tersebut, siswa diajak mengkaji berbagai tantangan seperti keamanan data pasien, etika penggunaan AI, serta kesenjangan akses layanan kesehatan berbasis teknologi.

Tidak kalah penting, siswa juga melakukan kajian kritis penerapan informatika di bidang pertanian. Teknologi informatika berperan besar dalam pertanian modern melalui sistem pertanian presisi, sensor tanah, drone, dan aplikasi manajemen hasil panen. Melalui kajian ini, siswa menganalisis dampak positif teknologi terhadap produktivitas dan keberlanjutan, sekaligus mempertimbangkan tantangan sosial, ekonomi, dan kesiapan sumber daya manusia di sektor pertanian.

Melalui BAB 3 ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami teknologi secara teknis, tetapi juga mampu menilai dampak sosial informatika secara kritis, sehingga kelak menjadi pengguna dan pengembang teknologi yang beretika, peduli, dan bertanggung jawab.

Materi presentasi:

P1: https://gamma.app/docs/P1-BAB-3-BERPIKIR-KRITIS-DAN-DSIpptx-vqwejpjwwathwrf
P2: https://gamma.app/docs/P2-BAB-3-BERPIKIR-KRITIS-DAN-DSIpptx-zm90ys3xgutz2l0
P3: https://gamma.app/docs/P3-BAB-3-BERPIKIR-KRITIS-DAN-DSIpptx-vecw8dkdm69rsil
P4: https://gamma.app/docs/P4-BAB-3-BERPIKIR-KRITIS-DAN-DSIpptx-7qjoj0blny08e0o


Pengumpulan Tugas: 

Pertemuan 1: Mencari berita tentang dampak sosial informatika dan berdiskusi berpikir kritis untuk mengantisipasi isu-isu yang ditemukan.

  • Kelas XIA

https://drive.google.com/drive/folders/1BCyacctOcdXuFyEu9zEl24Zpck0AQU3z?usp=sharing

  • Kelas XIB

https://drive.google.com/drive/folders/19c1_0ZWTObcJUrLI4MzMV32dnjK1Prrf?usp=sharing


Pertemuan 2: Membuat laporan studi kasus dari pengalaman yang sudah pernah dilakukan berdasarkan contoh kasus yang sudah ada pada buku siswa.

  • Kelas XIA

https://drive.google.com/drive/folders/1AdZ3dumSd3Y3V7OzxSZ2P5u3pJ1hUqIy?usp=sharing

  • Kelas XIB
https://drive.google.com/drive/folders/1W7zj2bUzHugCD4HNjI32pW82tiEcJs_w?usp=sharing

 Pertemuan 3: Peranan teknologi informasi dan komunikasi pada bidang pertanian.

  • Kelas XIA

https://drive.google.com/drive/folders/1GWas9Tcuu_LebaDbsptWkkvxI3OwrrwX?usp=sharing

  • Kelas XIB

Pertemuan 4: Peranan teknologi informasi dan komunikasi pada bidang kesehatan.

  • Kelas XIA

https://drive.google.com/drive/folders/13cehqxQMtkHM77R-JVOsxl1-RHlxRKf6?usp=sharing

  • Kelas XIB